10 Desa di Sumbawa jadi Lokasi Desa Cerdas, Ini Daftarnya

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI menetapkan 350 desa sebagai lokasi desa cerdas. Sepuluh desa di antaranya di Kabupaten Sumbawa.

Desa tersebut meliputi Desa Leseng, Batu Bulan, Batu Tering dan Semamung Kecamatan Moyo Hulu. Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, Langam Kecamatan Lopok.

Kemudian Desa Orong Bawa Kecamatan Utan, Rhee Loka Kecamatan Rhee Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas dan Desa Buen Baru Kecamatan Buer.

Penetapan desa-desa tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 37 tahun 2021. Tentang penetapan 350 desa lokasi desa cerdas fase I tahun 2021. Tertanggal 30 September 2021.

”Ada 15 desa (Kirim proposal ke Kementerian). Ditetapkan 10 desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, Kamis (7/10/2021).

Desa-desa tersebut, lanjut Ansori, harus memperlihatkan potensi yang akan dijadikan sebagai andalan. Selanjutnya akan diberikan pembinaan dengan melibatkan OPD terkait. Seperti DPMD dan Dismominfotik.

”Beberapa desa ada yang mengandalkan layanan publik, ekonomi. Semua dari 10 desa ini nanti akan kami petakan lagi. Nanti kita push mereka,” terang Ansori.

”Hari ini, 10 desa bersama 350 desa Se Indonesia melakukan pemetaan kebutuhan komunitas digital. Kebutuhan ini diusulkan ke Kementerian,” imbuhnya.

Program desa cerdas merupakan program kerjasama antara Kemendes PDT dan Transmigrasi dengan Kemenkominfo. Sebagai upaya membangun transformasi digital di desa.

Dalam pelaksanaan program, desa bersangkutan diminta untuk membentuk komunitas digital dan mengusulkan segala bentuk kebutuhannya ke pusat. ”Ingin membangun kemandirian masyarakat lewat pemanfaatan digital,” jelas mantan Kadis Kominfotik Sumbawa ini.

Menurutnya, program desa cerdas selaras dengan visi misi Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, terkait desa digital.

Program tersebut akan berlangsung selama dua tahun. Desa-desa yang ditetapkan sebagai desa cerdas nantinya diberikan pembinaan oleh Kementerian bersama leading sektor terkait.

”10 desa akan jadi contoh. Ketika ini berhasil makan ada kemungkinan ada penambahan. Di NTB hanya Sumbawa yang jadi pilot project,” tandasnya.

Untuk diketahui, Desa Cerdas meliputi 6 dimensi. Tata Kelola Cerdas (Smart Governance), Masyarakat Cerdas (Smart People), Lingkungan Cerdas (Smart Environment), Hidup Cerdas (Smart Living), Ekonomi Cerdas (Smart Economy), dan Mobilitas Cerdas (Smart Mobility). (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...