100 Hewan Ternak di Sumbawa Terjangkit PMK

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Sebanyak 100 hewan ternak di Kabupaten Sumbawa terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ini terjadi di Desa Simu, Kecamatan Maronge.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri membenarkan hal itu. Dia bersama Kadis Peternakan dan Kepala Stasiun Karantina Badas telah terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan, Sabtu (6/8).

Di sana, Sekda bertemu dengan para pemilik ternak di wilayah tersebut. Sekda bersama instansi teknis memaparkan berbagai langkah penanganan terhadap hewan ternak yang tertular virus PMK. Termasuk upaya pencegahan agar hewan ternak yang masih sehat tidak tertular virus.

Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel atau lepuh di sekitar mulut, lidah, gusi, puting, di kulit sekitar kuku, pincang dan bahkan kuku bisa terlepas, dan hewan lebih sering berbaring.

Baca juga:  Update Corona di RI 11 April: 3.842 Positif, 327 Meninggal, 286 Sembuh

Pada ternak potong terjadi penurunan bobot badan, dan pada ternak perah terjadi penurunan produksi susu yang drastis.

Sekda menghimbau masyarakat dan para pemilik hewan ternak agar tidak panik namun tetap waspada. Menurutnya, PMK ini tidak ditularkan kepada manusia, sehingga daging dan susu tetap aman dikonsumsi.

Meski demikian, produk daging dan susu harus tetap diolah dengan sempurna untuk memastikan virus menjadi in-aktif.

Selain itu, sebagai upaya pencegahan, Sekda juga meminta agar dilakukan perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan, melakukan pengawasan secara intensif terhadap lalu lintas hewan, serta rutin melakukan surveilans.

Adapun untuk hewan yang sudah terinfeksi, hewan baru sembuh dan kontak dengan agen PMK agar segera diupayakan pemotongan.

Baca juga:  Jangan Lengah, 70 Persen Penderita Covid-19 NTB Tak Bergejala

Sekda juga meminta para pemilik ternak agar rutin melakukan pembersihan melalui desinfeksi aset dan semua material yang terinfeksi, seperti perlengkapan kandang, mobil, baju, dll. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...