42 Tenaga Medis Terpapar Covid, Puskesmas Ambalawi Tutup Pelayanan

Bagikan berita

BIMA,Samotamedia.com – Pelayanan di Puskesmas Ambalawi mulai hari ini ditutup hingga waktu yang tidak tentukan. Penutupan dilakukan karena banyaknya tenaga medis terpapar Covid-19.

Kepala Puskesmas Ambalawi, Siti Syarfiah, AMd.,Keb kepada Samota Media mengatakan bahwa dari 117 tenaga medis yang telah dilakukan swab pada Rabu (4/11), 42 diantaranya dinyatakan positif tanpa gejala.

“Untuk Ambalawi 42 tenaga medis dan 1 orang masyarakat, jumlah yang positif menjadi 43 orang termasuk saya sendiri,” katanya, Sabtu (14/11/2020).

Sarafiah mengungkapkan bahwa swab dilakukan karena pada sebelumnya Puskesmas Ambalawi pernah merawat 1 orang pasien positif corona.

Kemudian dari 137 tenaga medis, baru 117 orang yang sudah melakukan swab dan sisanya 21 orang akan dilakukan swab secara bersamaan dengan 43 orang yang positif usai melakukan isolasi mandiri.

Baca juga:  Lagi, PDP Kota Mataram Meninggal Dunia

“Kami akan mengajukan untuk dilakukan swab ulang usai kami menjalani isolasi mandiri, begitu juga dengan 21 orang itu akan dilakukan swab bersama kami,” terangnya.

Menurutnya, 43 orang yang dinyatakan positif tersebar di 5 desa, kecuali Desa Kole yang hanya 1 orang yang melakukan swab dan dinyatakan negatif dan 21 orang yang belum diswab kebanyakan tenaga medis dari Kole.

“Kebanyakan yang positif, adalah anggota saya yang dari Desa Nipa,” ungkapnya. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...