6 Pelajar ke KSN Provinsi, Dikbud: Optimis Lolos ke Nasional

Bagikan berita

Keenam pelajar di moment penyerahan hadiah

SUMBAWA – Enam pelajar terbaik Sumbawa berhak mewakili Kabupaten di ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat Provinsi NTB jenjang SD.

Pada Mapel IPA diwakili Queenara Miza Guzani. Pada KSN tingkat kabupaten belum lama ini, pelajar SDIT Samawa Cendekia ini sukses menyabet gelar juara I.

Menyusul M Fahrudin Wiyanto pelajar SDN 11 Sumbawa di posisi kedua dan Ifana Nurul Alifa asal SDIT Samawa Cendekia di posisi ketiga.

Sementara pada Mapel Matematika diwakili Yadit Fathurrahman. Pelajar asal SDN 2 Sumbawa menyabet gelar juara I.

Kemudian disusul Nizar Fazali sebagai juara II dari sekolah yang sama. Sementara diposisi ketiga yakni Rayyan Dwi Rizkita pelajar SDN 16 Sumbawa.

Pembinaan kepada ke enam pelajar telah dilakukan secara online setelah ada surat resmi dari Provinsi. Pembinaan melibatkan 2 pembina provinsi dan 4 pembina lokal.

Baca juga:  Ini 5 Kompetensi Keahlian Baru di SMKN 1 Lopok Pasca Refocusing

Untuk pembina provinsi berangkat dari Dosen yang telah memiliki sertifikat nasional KSN. Sementara pembina lokal melibatkan guru dan kepala sekolah yang ditunjuk, tentu yang berkompeten di bidangnya.

”Pembinaan tidak lagi di Hotel. Tapi dlakukan secara online. Jadi bisa kapan saja,” ungkap Kadis Dikbud Sumbawa melalui Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Tenri, SE, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, pembinaan akan berlangsung hingga menjelang kompetisi tingkat Provinsi. ”Belum ada kejelasan jadwal (KSN Tingkat Provinsi). Iya selama itu juga pembinaan kita lakukan,” katanya.

Jika dilihat dari perolehan nilai pada seleksi Kabupaten, Tenri optimis para wakil Sumbawa itu melanggeng hingga ke KSN tingkat Nasional seperti tahun lalu.

Baca juga:  Persiapan Hadapi UTBK-SBMPTN, Admin dan Teknisi Dibintek

Tahun lalu, kata dia, dua pelajar Sumbawa berhasil menjadi wakil NTB pada KSN tingkat Nasional dan salah satunya sukses menyabet gelar juara II pada Mata pelajaran Matematika.

”Tahun 2019 dua orang ke nasional. (Salah satunya) Juara II. Bahkan ikut sampai seleksi Internasional. Tapi gugur pada seleksi tahap tiga,” tuturnya.

Tak dipungkiri, kompetisi tingkat Provinsi tidaklah mudah. Di samping tingkat kesulitan soal lebih tinggi dari KSN Kabupaten, persaing juga ketat. Oleh karenanya, ke enam wakil Sumbawa itu harus semangat dan belajar lebih giat lagi. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...