Bantuan Dikbud Sumbawa untuk Korban Kebakaran Baturotok Ratusan Juta

Bagikan berita

KERJASAMA DIKBUD SUMBAWA DENGAN SAMOTA MEDIA

SUMBAWA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan untuk para korban kebakaran Batu Rotok. Bantuan telah disalurkan langsung ke lokasi beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H. Sahril, S.Pd.,M.Pd mengungkapkan, total bantuan baik barang maupun uang senilai ratusan juta rupiah. Meliputi bantuan sembako, seragam sekolah, alat-alat tulis, uang tunai dan beragam logistik lainnya.

”Total bantuan lebih dari 200 juta. Baik uang maupun barang,” kata Kadis saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/11/2020).

Diungkapkan, seragam sekolah dan berbagai alat tulis diberikan kepada peserta didik yang terdampak.

Sesuai data, total keseluruhan pelajar terdampak mencapai 34 orang. Berangkat dari 4 sekolah. Meliputi SDN 1 Batu Rotok, SDN 2 Batu Rotok, SDN 3 Batu Rotok dan SMPN 2 Batulante di Batu Rotok.

Baca juga:  Kobarkan Semangat Literasi, PKBM Mandiri Desa Jotang Bangun TBM di Pamanto

Selain seragam dan alat tulis, juga diberikan bantuan sembako dan berbagai logistik lainnya.

Sedangkan guru maupun kepala sekolah yang terdampak jumlahnya belasan orang.

”Kalau guru dan kepala sekolah yang terdampak kita berikan bantuan barang dan uang. Uangnya Rp10 juta per orang. Guru dan kepala sekolah sekitar 12 orang,” ungkapnya.

Selain kepada murid, guru dan kepala sekolah, Dikbud juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat umum yang terdampak. Di samping barang, juga berupa uang tunai Rp25 juta.

”Bantuan ini semuanya bantuan dari para guru-guru, sekolah dan Dikbud Sumbawa,” bebernya.

Ia berharap dengan bantuan tersebut dapar meringankan beban para guru, kepala sekolah, siswa maupun warga lain yang terdampak.

Baca juga:  Sejumlah Lembaga Belum Laporkan Penggunaan BOP Kesetaraan Tahap I
Siswa salah satu SDN di Batu Rotok

Bagaimana dengan kegiatan belajar mengajar?

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pasca kebakaran sempat diliburkan beberapa hari. Namun saat ini semuanya telah berjalan normal seperti biasa.

”Sudah belajar kembali. Sudah berjalan satu minggu. Trauma anak-udah berkurang. Alhamdulillah tidak ada hambatan,” terang Kadis. (red/adv)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...