Baru Bebas, Residivis Kembali Dibui Gegara Curi Rangka Sepeda Motor

Bagikan berita

MATARAM – MM (24) warga Lingkungan Pondok Perasi, Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan harus kembali ke Penjara. Ia ditangkap tim Opsnal Polsek Ampenan kemarin karena diduga melakukan pencurian di sebuah bengkel di Jalan Saleh Sungkar, Kelurahan Bintaro, pekan lalu.

”Kami mengamankan pelaku pencurian satu unit rangka motor di Jalan Saleh Sungkar Bintaro,” ungkap Kapolsek Ampenan, AKP Raditya Suharta, Sabtu (28/11).

Kronologisnya, pelaku pada hari Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 23.00 datang ke bengkel milik korban di Jalan Saleh Sungkar, Kelurahan Bintaro.

Karena korban sedang tidak berada di rumah, pelaku dengan leluasa masuk ke bengkel melalui pintu. Lalu menuju halaman belakang dan mengambil satu unit rangka motor.

Baca juga:  Wali Kelas Diduga Cabuli Murid, Dikbud Sumbawa: Kok Ada Guru Sebejat Itu

”Pagi harinya korban mengetahui baru ada kasus pencurian dan melapor ke polisi,’’ tuturnya.

Setelah menerima laporan, penyelidikan dilaksanakan petugas. Dari keterangan sejumlah saksi terungkap jelas ciri-ciri pelaku.

”Itu memudahkan kami mengamankan pelaku. Kami amankan tanpa perlawanan,” bebernya.

Setelah mengamankan pelaku, terungkap bahwa pelaku adalah seorang residivis. Bahkan pelaku baru bebas menyelesaikan hukuman di penjara Lapas Mataram Oktober 2020.

”Pelaku baru bebas ini residivis di kasus pencurian handphone. Dia divonis 10 bulan penjara dan sudah bebas,” kata Raditya.

Raditya berharap pelaku jera dengan perbuatannya. Walaupun kasus pencurian yang dilakukan terbilang kecil namun belum memberikan efek jera.

‘’Kasusnya memang kecil. Tapi atensi kita karena dia residivis. Semoga dia jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dia juga baru bebas,’’ ungkap Raditya.

Baca juga:  Sebulan Lebih Buron, Ibu Dua Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Petugas juga melakukan pengembangan. Petugas mendapatkan dua unit rangka motor. Kedua rangka ini diamankan petugas untuk dijadikan barang bukti.

”Satu rangka belum dijual. Rencana mau dijual Rp 400 ribu,’’ katanya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...