Bawaslu Sumbawa Berikan Reward Bagi Panwascam Pemenang Pembuatan Video Simulasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa menyerahkan reward bagi Panwaslu Kecamatan sebagai pemenang pembuatan video simulasi penyelesaian sengketa proses pemilu.

Adapun para pemenang tersebut yaitu Panwaslu Kecamatan Lenangguar sebagai juara pertama, Panwaslu Kecamatan Empang juara kedua dan Panwaslu Kecamatan Moyo Utara juara ketiga.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Abdul Malik S.E menjelaskan, lomba pembuatan video simulasi ini merupakan instruksi Bawaslu RI kepada seluruh jajarannya dalam memastikan kesiapan menghadapi adanya sengketa proses Pemilu 2024.

“Lomba pembuatan video simulasi ini untuk memastikan kesiapan Bawaslu di semua tingkatan dalam menghadapi adanya sengketa pemilu 2024,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/11/23).

Dikatakan Malik – akrab Komisioner Bawaslu ini disapa, Panwaslu Kecamatan sebagai peserta lomba diberikan waktu selama 10 hari untuk membuat video simulasi, mulai 11 hingga 20 Oktober 2023. Sebagai kriteria penilaian diantaranya kreativitas, keaslian, kesesuaian tema yakni penyelesaian sengketa antar peserta (PSAP) dan kualitas video yang diambil.

“Dalam lomba tingkat kabupaten ini, Panwaslu Kecamatan Lenangguar keluar sebagai pemenang pertama. Nantinya mereka akan mewakilinya Bawaslu Kabupaten Sumbawa untuk lomba di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Dengan membuat video simulasi penyelesaian sengketa proses Pemilu ini, jelas Malik, pengawas Pemilu diharapkan dapat mempelajari seluruh teknis penyelesaian sengketa proses Pemilu. Sehingga video simulasi yang dibuat sejalan dengan ketentuan teknis penyelesaian sengketa proses Pemilu.

“Jajaran pengawas Pemilu juga diharapkan dapat mempraktekkan pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu sepanjang pembuatan video simulasi. Setelah proses pembuatan tersebut selesai, diharapkan juga pengetahuan dan pemahaman jajaran pengawas Pemilu dapat meningkat guna menghadapi potensi sengketa proses pada pelaksanaan tahapan Pemilu,” pungkasnya. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...