Berkinerja Baik, 24 Desa di Sumbawa Dapat Tambahan Dana

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Kementerian Keuangan RI memberikan penghargaan kepada 24 desa di Kabupaten Sumbawa yang berkinerja baik. Penghargaan itu berupa tambahan dana Alokasi Kinerja (AK) Rp 241, 9 juta.

Desa tersebut meliputi Desa Lunyuk Ode di Kecamatan Lunyuk. Des Juran Alas dan Desa Dalam di Kecamatan Alas. Desa Orong Bawa, Motong dan Desa Sabedo di Kecamatan Utan. Desa Batu Tering, Pernek dan Des Marga Karya di Kecamatan Moyo Hulu.

Kemudian Desa Lape di Kecamatan Lape. Desa Muer dan Sepakat di Kecamatan Plampang. Desa Jotang, Lamenta, Pamanto dan Jotang Beru di Kecamatan Empang. Desa Gontar di Kecamatan Alas Barat.

Desa Labuhan Sumbawa di Kecamatan Labuhan Badas. Desa Suka Mulya di Kecamatan Labangka. Desa Pungka di Kecamatan Unter Iwes. Desa Baru Tahan di Kecamatan Moyo Utara. Desa Labuhan Aji, Labuhan Jambu dan Desa Banda di Kecamatan Tarano.

Baca juga:  NTB Mulai Serap Produk BUMDES

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa Rachman Ansori mengaku apresiatif terhadap 24 desa yang mendapat hadiah Kemenkeu. Menurutnya, ini adalah bukti adanya kolaborasi yang baik antara Pemdes dan BPD dalam menjalan tugas pokok dan fungsinya.

”Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada 24 Desa yang mendapatkan tambahan Alokasi Kinerja dari Kemenkeu. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara Pemdes dan BPD dan entitas lainnya berjalan harmonis dalam menjalankan tugas fungsinya di desa,” kata Ansori saat silaturrahmi dengan Perangkat Desa dan BPD, di Batu Tering, Sabtu (1/1/2022).

Dijelaskan, alokasi kinerja adalah alokasi yang diberikan kepada desa yang memiliki hasil penilaian kinerja terbaik atau “hadiah” berdasarkan beberapa indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan RI.

Baca juga:  Pemdes Uma Beringin Khawatir dengan Ramainya Pasar Kerato

Ansori berharap agar kinerja tersebut dapat dipertahankan serta ditingkatkan lebih baik lagi di masa mendatang. Di samping itu, Kadis juga menghimbau kepada seluruh kepala desa dan BPD untuk meningkatkan inovasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen baik di kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat.

Selain itu, ia juga menghimbau agar kades dan BPD patuh terhadap arahan Perpres 104 Tahun 2021, Permendes nomor 7 tahun 2021 maupun PMK 190/PMK.07/2021 serta menyelaraskan dengan RPJMD Kabupaten Sumbawa 2021-2026 dalam pengelolaan APBDes 2022. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...