Bertemu Gubernur, Kepala BKKBN NTB Paparkan Sejumlah Program

Bagikan berita

MATARAM – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima kunjungan silaturahim Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB, dr. Rusnawi Faisol, Sp.KK di Ruang Kerja Gubernur, Selasa, 16 Juni 2020.

Hadir mendampingi Gubernur, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB.

Rusnawi yang baru dilantik dua bulan lalu menyampaikan sejumlah program BKKBN NTB ke depan.

Program besar BKKBN NTB pun sejalan dengan program Pemprov NTB, seperti penurunan angka pernikahan dini, stunting dan juga revitalisasi Posyandu.

Merespon hal itu, Gubernur mengarahkan agar BKKBN NTB agar segera membangun koordinasi dengan Pemprov dan OPD-OPD terkait.

Baca juga:  Aparat Tutup Tambang Emas Liar di Sekotong Lombok Barat

Tak hanya itu, BKKBN NTB juga diminta segera bekerjasama dengan TP PKK Provinsi NTB yang dinilai banyak memiliki program serupa.

Baca juga: Kemenparekraf Salurkan 15 Ribu Paket Sembako di NTB

“Pogram-program BKKBN NTB ini memiliki banyak kesamaan dengan program kita, jadi harus segera dikoordinasikan,” katanya.

Selain itu, Doktor Zul juga secara khusus menyarankan BKKBN NTB agar menyediakan masker bagi anak-anak untuk kemudian dibagikan secara luas.

Ia pun meminta masker-masker itu nantinya haruslah buatan lokal masyarakat NTB. “Jika ada permasalahan, segera komunikasikan untuk kita atasi secara bersama-sama,” pungkasnya.

Terakhir, Doktor berharap agar dr. Rusnawi dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai Kepala BKKBN NTB dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Baca juga:  Capaian IKLH NTB Lampaui Nasional

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB, dr. Rusnawi Faisol, Sp.KK mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Gubernur.

Menurutnya, kerjasama yang baik akan menjadi kunci dalam menyukseskan seluruh rencana dan program unggulan dari pemerintah. “Program besar kami kedepannya yakni menurunkan angka pernikahan dini,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar pemerintah dapat terus memberikan support sehingga seluruh program dapat segera diwujudkan. (red)

Baca juga: Kawasan Wisata Pulau Moyo akan Dibuka Kembali

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...