Bulog Sumbawa Pastikan Harga Beras Stabil Ditengah Wabah Corona

Bagikan berita

SUMBAWA – Perum Bulog Sub Divre Sumbawa memastikan harga beras stabil selama penanganan pandemi virus corona (Covid-19) masih berlangsung. Pasalnya, hingga saat ini Bulog Sumbawa masih memiliki stok beras sebanyak 11.179 ton.

“Stok kita masih 11.179 ton setara beras, sehingga tidak ada alasan untuk harga beras naik selama masa penanganan penyebaran pandemi Covid-19,”  ujar Kepala Bulog Sumbawa, Kurnia Rahmawati, S.TP, Sabtu (21/3).

Dikatakan Nia-akrab Kepala Bulog Sumbawa disapa, masyarakat bisa mendapatkan pasokan pangan melalui Kegiatan Pasokan Stabilisasi Harga (KPSH) atau operasi pasar, di mana operasi pasar tersebut dilakukan secara masif.

“Ditengah maraknya wabah covid 19, Bulog berupaya hadir di tengah masyarakat. Kami tetap membuka pelayanan di gudang maupun dengan melakukan KPSH. Salah satunya kita buka di depan Kantor Cabang Bulog Sumbawa dengan menyediakan beras, terigu, minyak goreng dan telur. Gula pasir masih kosong,” tambahnya.

Baca juga:  NTB Matangkan Rencana Penanganan Sampah dengan Metode RDF

Selain itu, Nia juga menjamin stok pangan terutama beras dalam keadaan aman. Sehingga, masyarakat diharapkan tak perlu panik di tengah situasi pandemi virus Corona.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa stok pangan terutama beras sangat aman ketersediaannya. Jadi jangan ada yang panik untuk membeli pangan,” tandasnya.

Adapun daftar harga yang dikenakan oleh Bulog yakni Beras Medium  Rp.8.100/kg, Beras Medium ecer Rp. 8.500/kg, Beras Merah Rp. 25.000/kg, Beras fortivit Rp.20.000/kg, Tepung Terigu Rp. 8.500/kg, Minyak Goreng Rp. 11.000/liter, Telur Rp.50.000/tray atau Rp. 2.000/butir. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...