Bupati Dinilai Pilih Kasih, Mahasiswa Nunukan di Sumbawa Protes

Bagikan berita

SUMBAWA – Mahasiswa Nunukan Kalimantan Utara yang tengah menempuh kuliah di Sumbawa protes karena tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

Ketua Persatuan Mahasiswa Kalimantan Utara (PKMU) Sumbawa, M Rizwan menilai Bupati Nunukan pilih kasih. Pasalnya, baru-baru ini Bupati Nunukan menyalurkan bantuan kepada mahasiswa Nunukan yang berada di luar daerah.

Namun bantuan berupa uang Rp20 juta per organisasi daerah itu hanya diberikan kepada 5 daerah. Yakni Kota Makassar, Samarinda, Malang, Tarakan, dan Yogyakarta. Sementara mahasiswa yang tergabung dalam PKMU Sumbawa tidak mendapat bantuan itu.

”Lima organisasi daerah yang sudah dapat. Sedang kita ketahui bahwa mahasiswa Nunukan tidak hanya kuliah di lima daerah tersebut. Ada diberbagai daerah di Indonesia contoh di Sumbawa. Ini tidak adil. Bupati pilih kasih,” ujar Rizwan.

Baca juga:  Danrem 162/WB Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Seluruh Personel

Diungkapkannya, mahasiswa Nunukan di Sumbawa mencapai 150 orang. Sebagian besar tidak bisa mudik lantaran terkendala ongkos. ”Ada 150 mahasiswa di Sumbawa. Sebagian tidak bisa mudik karena tidak ada biaya,” katanya.

Rizwan mengaku apresiatif dengan kepedulian Pemkab Nunukan kepada mahasiswa rantau yang terdampak Covid-19. Namun disayangkan, bantuan tak merata ke semua daerah.

”Kami mengapresiasi tindakan Pemda Nunukan yang dengan cepat merespon keresahan mahasiswa rantau akibat pandemi ini. Tetapi disayangkan kalo bantuan mengcover mahasiswa Nunukan yang ada di daerah lain saja,” ujarnya lagi.

”Jika persyaratan untuk dapat bantuan adalah Organda yang sudah terdaftar di Kesbangpol, bayak juga mahasiswa yang tidak masuk di Organda apakah dapat bantuan? Terlepas dari itu, semua tidak ada yang perlu disalahkan. Karena saya yakin tujuan dari bantuan ini sudah sangat jelas. Membantu mahasiswa Nunukan di luar daerah yang terdampak pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (red)

Baca juga:  Pintu Masuk 3 Gili di Lombok Diawasi Ketat

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...