Bupati Sumbawa Lantik Tenaga Kependidikan Secara Besar-besaran

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah melakukan pelantikan tenaga kependidikan secara besar-besaran, Selasa (18/1/2022). Pelantikan yang digelar di aula lantai III Kantor Bupati Sumbawa itu diikuti 266 orang. Terdiri dari 188 kepala SD, 33 kepala SMP, 3 kepala TK, 7 pengawas TK, 29 pengawas SD dan 6 pengawas SMP.

Dengan dilantiknya kepala sekolah beserta pengawas itu maka jabatan kepala sekolah dan pengawas lowong akhirnya terisi. ”Ini (Pelantikan) sudah lama kita rencanakan karena banyak formasi kepala sekolah yang kosong,” ujar Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya.

Namun demikian, jabatan kepala sekolah lowong belum sepenuhnya terisi, khususnya di jenjang SD. Karena syarat menjadi kepala sekolah harus mengikuti seleksi calon kepala (Cakep) sekolah. Sementara jumlah calon kepala sekolah hasil seleksi terbatas.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa per Januari 2022, jumlah jabatan kepala SD lowong mencapai 112 sekolah. Sementara calon kepala SD hasil Cakep hanya 93 orang. Artinya masih ada kekurangan 9 orang.

Beda hal dengan jenjang SMP yang justru mengalami kelebihan. Jumlah jabatan kepala SMP lowong per Januari 2022 sedikitnya 13 sekolah. Sementara stok calon kepala sekolah hasil seleksi mencapai 18 orang. Terdapat kelebihan 4 orang.

Sedangkan untuk pengawas sekolah semua jenjang sudah sepenuh terisi. Berdasarkan data Dikbud, jabatan pengawas yang sempat kosong meliputi 7 pengawas TK , 28 pengawas SD dan 6 pengawas SMP.

Kepala sekolah maupun pengawas yang baru dilantik dituntut bekerja profesional. Setiap kepala sekolah maupun pengawas agar senantiasa meningkatkan kemampuan diri. Terus belajar, mengasah kompetensi termasuk penguasaan di bidang teknologi dan informasi.

Menurut bupati, salah satu dimensi program merdeka belajar adalah digitalisasi sekolah. ”Jika kepala sekolah tidak paham teknologi digital, maka sulit bisa bersaing dalam memajukan sekolah dan meningkatkan kualitas peserta didiknya,” terangnya.

Tak hanya itu, kepala sekolah dan pengawas juga diminta untuk menjaga marwah dan nama baik kemuliaan profesi guru. Para tenaga kependidikan harus menjadi tauladan yang baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Pihak sekolah juga harus memberikan proteksi tingkat tinggi kepada seluruh peserta didik untuk mencegah segala bentuk praktik perundungan dan kekerasan terhadap anak sesuai dengan hajat Kabupaten Sumbawa layak anak.

”Pola pendekatan dalam mendidik harus lebih humanis. Mendidik dengan hati, mengajar dengan penuh empati. Ciptakan lingkungan belajar yang kondusif yang memungkinkan siswa berkembang segala kemampuan dan talentanya, mandiri, kreatif dan kritis,” pungkasnya. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...