Covid-19 NTB: Mataram Tertinggi, Sumbawa Samai Loteng, Kota Bima Masih Terendah

Bagikan berita

SUMBAWA – Jumlah kasus positif Covid-19 di NTB 7 Mei 2020 mencapai 312 kasus. Rinciannya 81 sembuh, 6 meninggal dan 225 masih positif.

Berdasarkan data sebaran kasus yang dirilis tim gugus tugas provinsi NTB tadi malam, Kota Mataram masih menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak yakni 110 kasus, 24 sembuh, 3 meninggal dan masih positif 83 orang.

Jumlah tersebut sepertinya akan terus meningkat. Mengingat jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 227 orang. Rincianya 59 telah selesai pengawasan, dan 168 lainnya masih dalam tahap pengawasan.

Di posisi kedua yakni Lombok Barat dengan jumlah 44 kasus positif, 17 sembuh, 27 masih positif. PDP Lobar 81, selesai pengawasan 20 dan 61 lainnya masih dalam pengawasan.

Menyusul Dompu diurutan tiga dengan jumlah 39 kasus positif, 1 meninggal dan 38 lainnya masih positif. PDP 43, selesai pemantauan 10, dan 33 lainnya masih dalam pengawasan.

Baca juga:  Tersangka Kasus Penistaan Agama, Bos Rafasas Sumbawa Resmi Ditahan

Lotim di urutan ke empat dengan jumlah 34 kasus positif, 21 sembuh, 13 masih positif.

Sebagai daerah pertama terkonfirmasi positif Covid-19, Lotim terbilang sukses mengendalikan penyebaran virus. DPD Lotim 172, selesai pengawasan 63 masih dalam pengawasan 109.

Sementara di posisi ke lima yakni Kabupaten Sumbawa dan Lombok Tengah dengan masing-masing 23 kasus positif.

Sumbawa sembuh 5, masih positif 17 dan 1 meninggal. Lombok Tengah 7 sembuh, 16 masih positif.

Dibanding Lombok Tengah, Sumbawa termasuk gagal mengendalikan penyebaran Covid-19 ini.

Sebelumnya, Sumbawa di urutan 6 dari 10 kabupaten/kota di NTB dengan jumlah 17 kasus (Data 6 Mei 2020). Sementara Loteng di urutan ke lima dengan jumlah 20 kasus (Data 6 Mei 2020).

Bahkan Sumbawa sepertinya akan melampaui Loteng. Mengingat jumlah PDP Sumbawa 43, selesai pengawasan 10 masih dalam pengawasan 33 orang.

Sedangkan PDP Loteng hanya 19, selesai pengawasan 17 masih dalam pengawasan hanya 2 orang.

Baca juga:  Anak di Bawah Umur Diduga Dicabuli Waria Pekerja Salon

Sementara di peringkat Enam yakni KLU dan Kabupaten Bima. Masing-masing 17 kasus positif. KLU sembuh 1, masih positif 16. Sementara Kabupaten Bima sembuh 5 masih positif 12.

Namun koleksi kasus KLU akan tetap di atas Kabupaten Bima. Karena PDP KLU 25, selesai pengawasan 19, masih dalam pengawasan 6. Sedangkan PDP Kabupaten Bima 13, selesai 11 masih dalam pengawasan 12 orang.

Berdasarkan data 6 Mei 2020, posisi Bima di bawah KLU dengan jumlah kasus positif 12. Sementara KLU 16 kasus positif.

Namun yang patut diacungi jempol dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 yakni KSB dan Kota Bima.

KSB hanya 3 kasus, 1 meninggal 2 masih positif. Sementara Kota Bima masih konsiten dengan 2 kasus, 1 sembuh 1 meninggal.

PDP KSB 8 dan semuanya telah selesai pengawasan. Demkian pula dengan PDP Kota Bima hanya 5, selesai pengawasan 4 dan masih dalam pengawasan 1 orang. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...