Dari 75 ODP di Sumbawa Kini Tersisa 20 Orang

Bagikan berita

SUMBAWA – Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Sumbawa terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data yang dirilis Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, dari 75 orang kini bertambah menjadi 79 orang. Dari 79 ini, ODP mencapai 75 orang dan PDP 4 orang.

Khususnya ODP ada penambahan 4 orang. Penambahan ini karena ada 3 orang dengan riwayat perjalanan dari Makassar dan 1 orang perjalanan dari Bali. Kedua daerah ini merupakan lokasi terjangkit Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt, Minggu (29/3) menyampaikan, dari 75 orang ODP, kini tersisa hanya 20 orang karena 55 orang di antaranya sudah selesai menjalani karantina selama 14 hari.

Baca juga:  Koramil dan Sat Brimob Semprot Disinfektan di Wilayah Maluk-Sekongkang

Dari 20 orang ODP ini, 17 dikarantina di rumahnya, 3 lainnya menjalani observasi di Rumah Sakit HL Lalu Manambai Abdulkadir. Dua di antara tiga orang yang diobservasi ini kontak langsung dengan pasien 01 NTB yang positif Covid19.

Sedangkan satu orangnya lagi, kontak dengan salah satu dari dua orang tersebut. Meski demikian, ketiga ODP yang menjalani observasi sudah membaik dan sebenarnya sudah bisa dipulangkan.

Namun karena sudah terlanjur diambil sampel swab-nya untuk di-ujilab, ketiganya masih diinapkan di RSMA. Ketika dipulangkan sebelum ada hasil uji swab, dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan di wilayah tempat tinggalnya.

Sementara untuk 4 pasien PDP yang hingga kini masih dalam perawatan, diakui Haji Didi—akrab Jubir yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa ini disapa, kondisinya kian membaik.

Baca juga:  Pengunjung KEK Mandalika Mulai Abai Protokol Covid-19, Polisi Gencarkan Sosialisasi

Untuk PDP 01, hasil ujilab pertama dinyatakan negatif dan kembali dikirim sampel kedua. Ketika ujilab kedua hasilnya tetap negatif, maka pasien bersangkutan diijinkan pulang.

Sedangkan tiga pasien lainnya termasuk satu di antaranya dirawat di RSUD Provinsi NTB di Mataram, uji sampel pertamanya sudah dikirim. Butuh waktu beberapa hari untuk mendapatkan hasilnya.

”Kondisi pasien baik yang diisolasi maupun diobservasi terus dimonitor perkembangannya dan alhamdulillaah secara umum saat ini keadaannya semakin membaik,” pungkasnya. (red) 

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...