Data Penerima BLT DD Tahap II Bisa Dirubah, Ini Ketentuannya

Bagikan berita

Samotamedia.com – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap II mulai dikucurkan pada Juli 2020 mendatang. Bantuan sejumlah Rp300 ribu per KK per bulan itu berlangsung hingga September.

Jumlah penerima manfaat BLT DD tahap kedua ini masih sama dengan tahap I. Data penerima bisa dirubah namun dengan beberapa ketentuan. Yakni bila ada yang meninggal dunia dan pindah domisili. Itu pun harus melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si kepada Samota Media menjelaskan, Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor 7 Tahun 2020 memuat sejumlah ketentuan.

Selain mengatur tentang tambahan 3 bulan BLT DD sejumlah Rp300 ribu per KK per bulan, juga memberikan kewenangan kepada Pemerintah Desa untuk merubah data penerima manfaat melalui Musdesus di tingkat desa.

Baca juga:  Kades Baturotok: Terimakasih Masyarakat Sumbawa

Baca juga: BLTDD Rite Periode Kedua Bonus Masker

Baca juga: Desa Maria Salurkan BLT DD Periode Kedua, Warga: Kami Sangat Terbantu

“Untuk yang kedua ini baru muncul surat edaran Kemendes Nomor 7 tahun 2020, tetap mengacu ke data awal. Jika ada perubahan maka harus tetap melalui Musdessus untuk melakukan perubahan untuk mengakomodir jika ada yang meninggal dunia, atau pindah,” terang Varian, Kamis (18/6/2020).

Kadis menuturkan bahwa sebelumnya ada beberapa desa yang datang untuk berkonsultasi terkait dengan pencairan BLT DD tahap kedua ini.

Dia menekankan kepada Kepala Desa agar benar-benar memperhatikan masalah data. Jangan sampai ada data ganda. Orang yang sama pada BLT DD juga tercatat sebagai penerima bantuan sosial lainnya.

Baca juga:  Kades Tolowata Apresiasi Semangat Pemuda Bangun Desa

Di samping itu, Kadis juga menekankan agar penyaluran BLT DD tetap berpedoman kepada protokol kesehatan Covid-19.

“Saya tekankan kepada Kepala Desa dalam penyaluran BLT DD untuk tetap memperhatikan protokol Covid. Karena kita masih dalam kondisi pandemi,” ingat Kadis. (cr-abi)

Baca juga: Haji Ditunda, Calon Jamaah Mulai Ambil Kembali Biaya Pelunasan

Baca juga: Miris, Bocah SD Pun di Sumbawa Konsumsi Narkoba

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...