Gelar Dialog Anti Narkoba, PMII Bima: Narkoba Musuh Bersama

Bagikan berita

BIMA,Samotamedia.com – Peredaran gelap Narkoba di NTB kian parah. Dari itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bima menggelar dialog publik anti narkoba.

Kegiatan bertajuk ‘Selamatkan generasi Bima dari bahaya narkoba’ itu digelar di halaman Mapolsek Woha, Senin, (24/8 2020).

Dihadiri organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar jenjang SMP dan SMA, para guru, Polri, TNI dan BNNK Bima.

Kali ini PMII menghadirkan narasumber dari Kodim 1608 Bima, Kasat Intel Narkoba Kabupaten Bima, Kepala BNNK Bima dan Mabinda PKC PMII Bali Nusra.

Ketua Umum PC PMII Bima, Muammar Silfah mengatakan Narkoba adalah musuh kita bersama. Karena dapat menghancurkan masa depan bangsa.

Oleh karenanya, pemuda sebagai generasi penerus harus diselamatkan dari bahaya Narkoba. Mengingat rata-rata pengguna narkoba di Bima dari kalangan pemuda.

Baca juga:  Jangan Lengah, 70 Persen Penderita Covid-19 NTB Tak Bergejala

“Oleh karena itu kami membangun kegiatan dialog publik Anti narkoba, sebagai upaya untuk mereduksi bahaya Narkoba. Sekaligus mengedukasi mahasiswa dan pelajar akan bahaya narkoba” kata Muamar Silfah.

Kepala BNNK Bima, AKBP Hurri Nugroho, SH.,MH mengungkapkan bahwa kegiatan sejalan dengan Intruksi Presiden (INPRES) Nomor 2 tahun 2020. Tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor Narkotika tahun 2020-2024.

”Berangkat dari itu kami dari BNN akan tetap gencar melakukan penyuluhan Narkoba karna ini sudah menjadi tugas kami dan Saya selaku kepala BNN Kabupaten Bima mengapresiasi kegiatan dialog publik Anti Narkoba tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Intel Narkoba, AKP Wahyudin dalam dialog itu mengatakan bahwa tugas kepolisian akan tetap menindak tegas pengguna, pengedar bahkan bandar Narkoba. Karena Polri bergerak dalam penegakan hukum untuk memberantas narkoba.

Baca juga:  Mulai April, Laboratorium di NTB Diizinkan Periksa Spesimen Corona

Kodim 1608 yang diwakili Kaptenkav Sukahar menyampaikan Nasionalisme dan patriotisme harus tetap tumbuh dikalangan pemuda dan pelajar supaya kita menghargai kemerdekaan yang diraih bukan dengan malas-malasan melainkan dengan perjuangan darah dan keringat.

”Narkoba adalah musuh negara berarti kita harus memeranginya,” tegasnya.

Mabinda PKC PMII Bali-Nusra, Mustofa Umar, S. Ag, M.Ag menyampaikan narkoba itu barang Haram. “Tidak boleh dipakai oleh kita semua. Utamakan mengaji dan melakukan hal-hal positif dari pada penggunaan Narkoba karna itu lebih berharga,” ingat penyuluh agama Islam Kota Bima ini.

Kegiatan yang dipandu Ketua Biro Kajian Pengembangan Intelektual dan Keagamaan PC PMII Bima, Muhammad Afan itu berjalan lancar. (cr-ard)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...