Gubernur NTB: Promosi Wisata Tak Perlu Ribet

Bagikan berita

MATARAM – Pulau Lombok dan Sumbawa memiliki kecantikan dan daya tarik tersendiri. Mulai dari keindahannya, kekayaan alam, adat dan budaya. Tidak perlu banyak dipoles, wisatawan akan langsung jatuh hati.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah saat Rapat Koordinasi Pariwisata, secara daring di Pendopo Gubernur, Jum’at 2 Juli 2021.

Dinas Pariwisata NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB diminta untuk mempromosikan wisata NTB dengan cara yang lebih simple, segar, dan lebih milenial.

“Apa kunci promosi wisata kita? Jawaban sederhana, dikemas, bukan dengan manipulasi karena kita sudah cantik apa adanya,” kata gubernur.

Doktor juga menghimbau Dispar dan BPPD NTB bisa lebih dekat dengan Pelaku Wisata. Untuk mengetahui permasalahan real yang tengah dihadapi. Melalui pelaku wisata, Pemprov bisa banyak belajar untuk memajukan pariwisata.

Baca juga:  UNDP PETRA Libatkan 65 Persen Tenaga Kerja Lokal, Puluhan Diantaranya Wanita

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, memaparkan Kebijakan Program Dinas Pariwisata NTB, di antaranya menetapkan daerah wisata yang merupakan Zona Hijau bagi Wisatawan.

Dengan diikuti CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) dan vaksin pada pelaku pariwisata restoran dan hotel dengan diperkuat adanya Peraturan Gubernur terkait hal tersebut.

Selain itu ada hotel untuk isolasi, RS untuk rapid test dan insentif untuk pelaku Wisata.

“Hal tersebut disusul dengan penataan kawasan wisata, perbaikan dan pembangunan fasum. Serta estetika dan kebersihan destinasi wisata diperhatikan,” jelas Kadis.

Sementara itu, memoles event-event yang ada juga disebut Yusron menjadi pertimbangan. Seperti, meningkatan kualitas event, ekraf masuk hotel dan destinasi wisata, membuat ekraf day, pembangunan panggung kreasi.

Baca juga:  Pohon Besar Tumbang ke Jalan, Polres Sumbawa Lakukan Evakuasi

Kemudian publikasi dan prmasaran pariwisata akan dikembangkan melalui sosial media, famtrip, kerjasama media, publikasi outdoor dan media gathering. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...