H. Man Serap Aspirasi Dua Desa di Ambalawi

Bagikan berita

BIMA – Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil VI dari Fraksi Demokrat, H. A Rahman H. Abidin, SE menggelar reses masa sidang I tahun 2021, Senin (15/2/2021).

Pada reses kali ini, H. Man mengunjungi dua desa di Kecamatan Ambalawi. Yakni Desa Rite dan Desa Kole.

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid – 19, kegiatan reses pertama di Dusun Soncolumba Desa Rite, kemudian lanjut di Dusun Ncore Desa Kole.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Rite yang telah mendukungnya.

”Berkat dukungan dari bapak ibu, alhamdulillah saya bisa lolos di provinsi dengan suara terbanyak di Partai Demokrat, dan Demokrat mendapat jatah dua kursi DPRD Provinsi NTB,” ungkapnya.

”Kalau saya di Komisi IV, menangani yang berkaitan dengan pembangunan jalan. Dan mitra saya adalah Dinas Pekerjaan Umum,” imbuhnya.

Diungkapkannya bahwa saat ini pemerintah Provinsi NTB sedang melaksanakan proyek pembangunan jalan dengan anggaran 500 miliyar untuk pulau Sumbawa dan 250 miliar untuk pulau Lombok.

“Jalan lintas Wera – Bima ini juga telah masuk dalam rencana pengerjaan,” terangnya.

Baca juga:  Wapres dan MUI Pusat Apresiasi Program "Maghrib Mengaji" Jarot-Mokhlis

Dalam kegiatan reses tersebut, diberikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan terkait dengan kebutuhan yang ingin diusulkan.

Beberapa perwakilan masyarakat menyampaikan usulan terkait dengan jalan ekonomi desa, talud pemukiman, bronjong, pemberdayaan pemuda dan kelompok usaha masyarakat.

Seperti halnya disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rite, Gunawan, S.Pd yang mengajukan terkait dengan rehab Dam Ndolu yang rusak akibat banjir serta mengusulkan jembatan penghubung jalan ekonomi desa So Doro Bonto.

Kemudian Muhdin seorang tokoh masyarakat setempat mengajukan terkait dengan gedung serba guna di Dusun Soncolumba. “Itu sangat kami butuhkan, kebetulan lahannya baru saja diadakan oleh pemerintah desa,” ucapnya.

Sedangkan Furais mengusulkan talud pemukiman warga yang kenak dampak banjir yang ada di Dusun Rite 1. “Pemukiman warga yang tinggal sekitar pinggir sungai, rusaknya sepanjang 200 meter, mohon dibantu dengan talut atau bronjong,” pintanya.

Menanggapi usulan masyarakat, H. Man akan menampung semua apsirasi masyarakat untuk dibahas di provinsi. Sementara usulan – usulan seperti talud dan jalan ekonomi desa, diminta agar masyarakat bersama pemerintah desa membuat proposal.

Baca juga:  Atasi Banjir, Ansori Bantu Warga Bangun Talud

“Kecuali jembatan merupakan kewenangan kabupaten, dan itu tidak bisa diintervensi dengan dana aspirasi provinsi,” jelasnya.

Diungkapkan bahwa saat ini pemerintah masih bermasalah dengan kondisi keuangan daerah yang minim akibat pandemi Covid – 19. “Saat ini pemerintah propinsi lagi pengadaan vaksin, usulan yang dapat kami jangkau langsung saya terima, namun pengerjaannya bertahap,” pungkasnya.

Kemudian dalam kegiatan reses lanjutannya di Desa Kole, H.Man menyampaikan hal yang sama, yakni ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukungnya.

“Untuk Desa Kole saya mendapatkan 200 suara saat itu, terima kasih telah membantu saya,”ucapnya.

Terkait dengan usulan masyarakat, H.Man menampung beberapa usulan seperti pembukaan jalan ekonomi, bronjong sungai, bantuan kelompok tenun dan pemberdayaan pemuda di bidang olahraga.

”Semua aspirasi akan saya tampung, dan usulan terkait dengan komisi lain akan saya sampaikan kepada yang bersangkutan,” tandasnya. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...