H. Mustakim Bantu Biaya Rujuk, Darmawan Langsung Dilarikan ke RSUD Bima

Bagikan berita

KABUPATEN BIMA – Darmawan, penuda Soncolumba Desa Rite yang mengidap penyakit komplikasi lambung ini akhirnya bisa rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima untuk mendapat perawatan intensif.

Dirujuknya Wawan, sapaan akrabnya, setelah salah seorang dermawan, H. Mustakim beserta istrinya, Hj. Rugaya menjenguknya ke Puskesmas Ambalawi, Kamis (14/5/2020).

“Ini ada sedikit bantuan, mohon dibawa rujuk ke rumah sakit umum, kondisinya butuh penanganan yang lebih,” kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima ini kepada ibu kandung Wawan, Atiah.

Setelah mendapat uluran tangan anggota DPRD dari Dapil IV ini, Wawan langsung dilarikan ke RSUD Bima untuk mendapat perawatan yang lebih baik.

Sebelumnya diberitakan, Darmawan, warga Dusun Soncolumba Desa Rite mengidap penyakit komplikasi lambung.

Baca juga:  Ini Penjelasan Pemprov NTB Terkait Denda Tak Pakai Masker Rp500 Ribu

BACA : Bertahun-tahun Sakit, Mau Rujuk Terkendala Biaya

Anak ke dua dari pasangan Amrin dan Atiah ini telah bertahun – tahun menahan sakitnya itu. Kondisinya semakin parah setelah tersengat arus lisrtik beberapa bulan lalu.

Darmawan mengaku belum mengetahui pasti penyakit apa yang dideritanya. Namun setiap hari dia merasakan nyeri di bagian perut yang menyebabkan dia muntah-muntah.

Sementara Ibu kandung Wawan, Atiah ingin sekali merujuk anaknya itu ke rumah sakit. Namun apalah daya. Kondisi ekonomi ibu empat anak ini tak mengizinkan.

Dia hanya petani biasa, yang penghasilannya terkadang buat kebutuhan sehari-hari aja tak cukup.

Kepala Puskesmas, Siti Sarfiah, AMd.Keb. mengatakan bahwa kondisi Wawan perlu dirujuk ke rumah sakit umum guna mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Baca juga:  Satu Warga Sumbawa Sembuh dari Covid-19

“Kalau ingin mendapatkan penanganan yang lebih baik harus rujuk ke RSUD. Kalau di puskesmas ini hanya penanganan seadanya,” ujar Siti Sarfiah, Rabu (13/5/2020). (cr-Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...