Hebat! Anak NTB Ciptakan Mobil Listrik

Bagikan berita

LOMBOK BARAT – Satu lagi karya hebat anak NTB di bidang industri otomotif. Setelah kemarin Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meluncurkan motor listrik di Kabupaten Sumbawa, hari ini, Sabtu (6/6/2020), Gubernur Bang Zul bersama Istri Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc. menjajal mobil listrik karya UKM di Narmada.

Mobil listrik ini merupakan karya UKM yang bekerjasama dengan SMKN 1 Lingsar.

Usai menjajal mobil hasil karya luar biasa putra-putra NTB ini, gubernur mengatakan, walaupun kendaraan ramah lingkungan ini masih butuh penyempurnaan, baginya hasil karya tesebut merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

Untuk itu Bang Zul berharap, kendaraan listrik ini nanti bisa digunakan di berbagai tempat destinasi wisata yang ada di NTB. “Walaupun masih butuh proses dan butuh waktu, tapi akan sangat Menarik kalau Mobil2 listrik ini bisa mengganti cidomo2 di Gili atau di desa2 wisata kita,” ujarnya.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah bersama istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati saat menjajal mobil listrik karya UKM di Narmada.

Menurutnya dengan penggunaan mobil listrik yang ramah lingkunga ini akan mengurangi polusi udara. “Mobil listrik ini seperti mobil golf, tanpa suara dan tanpa polusi,” katanya.

Motor Listrik Buatan UTS Diluncurkan, Ini Kelebihannya

Ia berharap dengan penggunaan Motor dan Mobil Listrik di NTB, akan membuat lingkungan tetap bersih, asri dan lestari. “Dengan motor dan mobil listrik, lingkungan kita akan tetap terjaga asri dan lestari,” harapnya.

Sebelumnya, SMK 1 Lingsar pernah membuat motor listrik yang diujicoba Gubernur pada 10 Maret 2020 lalu. Motor listrik itu bertenaga 3500 Watt dan dibuat dalam waktu 10 hari.

Gubernur Zul mengatakan, terciptanya mobil dan motor listrik ini membuktikan bahwa anak-anak NTB itu bisa menciptakan sebuah karya berteknologi tinggi. Apalagi mobil dan motor listrik ini katanya memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Mobil dan Motor listrik ini lanjutnya sejalan dengan program Industrialisasi yang digagas Pemerintah Provinsi, yang menitikberatkan pada proses penambahan nilai dari sebuah produk yang dihasilkan. “Jangan panjang harus dimulai dengan langkah pertama,” ungkap Gubernur. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...

IKLAN