Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumbawa Gencarkan Operasi Pasar

Bagikan berita

Samotamedia.com – Perum Bulog Sub Drive Sumbawa terus menggencarkan operasi pasar. Selasa (7/7/2020), Bulog kembali melakukan operasi pasar di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat.

Ini kali ketiga operasi serupa dilakukan di kabupaten pariri lema bariri itu. Pertama kali pada Rabu, 1 Juli 2020 di pasar Tanah Mira Taliwang.

Kemudian operasi kedua digelar Jumat 3 Juli 2020 di Pasar Jereweh. Namun atas permintaan Camat setempat, operasi kembali dilakukan si pasar Jereweh lantaran banyak masyarakat yang membutuhkan gula dengan harga eceran.

Kepala Kantor Cabang Bulog Sumbawa, Kurnia Rahmawati, S. TP mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan Ketersediaan Pasokan Stabilisasi Harga (KPSH) pangan di pasaran. Terutama komoditi gula dan beras.

Baca juga:  Tak Tercover JPS, 12.000 Warga Jadi PR Pemerintah Kabupaten Kota

Pada operasi pasar kali ini, Bulog membawa 2200 kilogram gula pasir dengan harga Rp12.500 per kilogram. Kemudian beras 500 kilogram dengan harga Rp8.600 per kilogram. Semuanya habis terjual.

Di samping itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk menjaga stabilisasi harga, ketersediaan dan keterjangkauan komoditi bahan pangan pokok di tengah masyarakat. “Jadi kita berharap dengan adanya komoditi bahan pangan pokok ini bisa terjangkau di seluruh masyarakat,” katanya kepada Samota Media di lokasi kegiatan.

Operasi pasar oleh Bulog terbilang sukses. Sebelumnya harga gula dan beras di pasar-pasar di KSB relative mahal. Harga gula, kata Nia, berkisar dari harga Rp16.000 per kilogram hingga Rp18.000 per kilogram. Setelah adanya kegiatan tersebut, harga menjadi relative murah dan terjangkau.

Baca juga:  Muslimat NU KSB Buat Hand Sanitizer

“Iya tadi, dari Diskoperindag mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan operasi pasar ini sangat mempengaruhi harga di pasar. Kemarin harga gula berkisar 16.000 sampai 18.000 sekarang sudah turun 15.000,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Iswanto, SE menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di Sumbawa Barat. Guna menstabilkan harga komoditas, baik gula maupun komoditi lainnya.

”Masyarakat sangat terbantukan dengan adanya operasi pasar seperti ini. Karena dapat membeli dengan harga eceran yang lebih murah serta mudah dijangkau,” pungkasnya. (cr-abi/*)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...