Jelang Ramadhan, Harga Sejumlah Bahan Pokok Tidak Stabil

Bagikan berita

SUMBAWA – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, harga sejumlah bahan pokok di pasaran cenderung tidak stabil. Di Pasar Kerato, Kecamatan Unter Iwes, misalnya. Harga cabai rawit mengalami penurunan dari harga Rp60 ribu per kilogram menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Sementara cabai merah kriting menurun dari harga Rp45 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang putih sempat mengalami lonjakan hingga harga Rp80 ribu per kilogram. Namun saat ini turun hingga harga Rp60 ribu per kilogram.

Beda halnya dengan harga bawang merah yang justru mengalami kenaikan dari harga Rp20 ribu perkilogram menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sebelumnya harga bawang sempat anjlok hingga Rp20 ribu per kilogram.

Baca juga:  Hanya di Maras Alam Permai Bisa Beli Rumah ''Tanpa Bayar''

Sedangkan harga tomat mengalami penurunan harga dari Rp25 ribu per kilogram menjadi Rp18 per kilogram. ”Harga justru turun karena sepi pembeli akibat virus Corona. Kita jadi rugi karena barang hanya bisa diambil dalam jumlah kecil,” keluh salah seorang pedagang Ade (30), Senin (20/4).

Kemudian harga ayam broiler dan daging masih stabil. Harga ayam broiler masih di angka Rp40 ribu per kilogram, dan daging masih bermain diharga Rp130 ribu per kilogram. ”Untuk ayam potong dan daging belum mengalami perubahan,” ungkap salah seorang pedagang pasar Kerato, Yanti (40).

Sedangkan harga beras mengalami penurunan harga dari Rp270 ribu per 25 kilogram menjadi Rp260 per 25 kilogram. Sementara harga telur masih stabil dengan harga Rp48 ribu per tray. ”Beras turun, telur masih stabil,” kata pedagang lainnya, Us (47). (MA)

Baca juga:  Telkom NTB Clean Up di Rinjani, Ikhtiar Zero Waste untuk NTB Gemilang

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...