Jumlah Murid SMPN 3 Lunyuk Terkikis Tiap Tahun

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, M Ikhsan Safitri gencar melakukan kunjungan lapangan.

Sejak dilantik 10 September 2021 lalu, dia telah terjun ke sejumlah kecamatan. Tujuannya selain melihat langsung kondisi lapangan, juga ingin menyerap aspirasi pihak sekolah.

Salah satu kecamatan terjauh yang telah dikunjungi Kadis yakni Kecamatan Lunyuk. Sebuah kecamatan yang terletak di ujung Selatan Kabupaten Sumbawa.

Di sana, dia menemukan adanya SMP Negeri yang mulai kurang diminati. Jumlah siswanya dari tahun ke tahun terkikis. Calon siswa lebih memilih melanjutkan pendidikan di Madrasah.

”Di Lunyuk, SMP 3 Jelapang (SMPN 3 Lunyuk-Red) dari tahun ke tahun berkurang siswanya. Saya tanya, kekurangan siswa karena tidak mau belajar atau karena apa? Ternyata minat siswa beralih dari sekolah negeri ke MTs,” ungkapnya.

Meski demikian, penyebabnya bukanlah semata-mata karena mutu dan kualitas sekolah tersebut. Menurutnya, itu adalah proses alami. Kondisi serupa juga dialami sekolah lain, termasuk sekolah-sekolah dalam kota.

”Yang penting mereka tetap mau bersekolah. Ketika siswanya berkurang tapi tidak mau sekolah, nah itu yang bahaya. Mereka kan hanya pindah saja. Yang penting tetap bersekolah,” ujarnya.

Pihak sekolah telah memikirkan berbagai solusi atas masalah yang dihadapi. Di antaranya, membuat ragam kegiatan ekstrakurikuler dan juga kelas khusus.

Trobosan itu diharapkan mampu menarik minat calon siswa baru. Sementara siswa lama juga diharap tidak merasa bosan. ”Itu mendapat respon baik dari orang tua. Biar sekolah bisa survive,” terangnya.

Sedangkan di kecamatan – kecamatan lain, masalah yang ditemukannya hampir sama. Mulai dari kurangnya sarana hingga infrastruktur sekolah yang belum memadai. Kondisi itu banyak dialami Sekolah Dasar (SD).

”Kalau kami lihat SD paling banyak. Kalau SMP rata-rata bagus,” pungkasnya. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...