Kafe Sampar Maras Tetap Operasi, Pemda Sumbawa Ancam Terjunkan Alat Berat

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengancam terjunkan alat berat untuk menggusur tempat-tempat hiburan malam di Sampar Maras Bukit Pelangi, Dusun Empan, Labuhan Badas.

Langkah tegas ini diambil lantaran kafe-kafe di lokasi tersebut diduga masih tetap beroperasi sampai saat ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri menuturkan, pemilik atau pengelolah usaha di Sampar Maras telah membuat surat pernyataan menghentikan segala bentuk aktifitas hiburan malam di lokasi tersebut.

Dalam surat tertanggal 20 Agustus 2021 itu, pengusaha di Sampar Maras menyatakan bersedia untuk tidak menjual minuman keras. Namun hal itu diduga diabaikan.

Selain itu, pemilik usaha juga bersedia mengubah bentuk bangunan sesuai peruntukan izin yang telah direkomendasi Pemerintah Daerah serta bersedia menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Baca juga:  PT Seger Sebut Harga Jagung Sumbawa Paling Mahal

Jika terdapat salah satu pemilik usaha yang melanggar, mereka bersedia ditindak sesuai aturan yang berlaku.

”Sudah diberikan ultimatum berhenti. Mereka sudah buat peryataan jika masih menjual Miras, mereka siap diratakan dan tidak akan keberatan,” tutur Sekda, didampingi Ketua MUI Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag, Selasa (20/12/2022).

Sekda menegaskan, tak ada lagi kompromi. Pihaknya akan menggelar pertemuan dalam waktu dekat guna membahas rencana eksekusi. ”Tidak ada lagi pernyataan. Siap digusur. Tidak ada lagi komitmen. Jangan kaget jika ada alat berat yang masuk ke sana,” tegasnya.

MUI Dukung Langkah Pemda

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat mendukung langkah yang akan diambil pemerintah. MUI khawatir jika keberadaan hiburan malam di Sampar Maras berimbas negatif terhadap kehidupan tau ke tanah Samawa.

Baca juga:  2.782 Warga Sumbawa Dari Luar Daerah Pulang Kampung

Ketua MUI juga mengaku telah terjun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini di Sampar Maras. Dan benar saja, kafe-kafe hiburan di sana masih beroperasi sampai saat ini.

”Setuasi yang ada hari ini, kafe Sampar Maras masih terbuka dan beraktifitas. Sudah saya kroscek langsung tadi malam,” ungkap Syukri Rahmat.

Dia mengimbau kepada seluruh warga Sumbawa untuk bersama-sama mendukung lengkah Pemda serta ikut menjaga Sumbawa agar terhindar dari praktik-praktik maksiat.

”Hiburan kita butuh. Tapi jangan sampai ada praktik kemaksiatan yang dapat mendatangkan bala,” ujarnya.

Selain kafe-kafe hiburan di Sampar Maras, tempat-tempat karoke di dalam kota juga tak luput dari sorotan MUI. ”Semua tempat hiburan, yang teridikasi melakukan praktif kemaksiatan agar benar benar pemerintah menaruh perhatian,” tandasnya. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...