Kontak dengan Adik Pasien 263, Belasan Warga Tatede Diisolasi

Bagikan berita

SUMBAWA – Gugus Tugas Provinsi NTB mengumumkan satu warga Desa Tatede positit Covid-19 pada Minggu, 3 Mei lalu. Dia adalah pasien nomor 263, laki-laki, usia 21 tahun. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur.

Pasca itu, warga desa resah dan khawatir jika virus itu menular ke warga lainnya. Sehingga dilakukan penelusuran kontak oleh pemerintah desa setempat.

Hasilnya, 16 warga Tatede terpaksa harus diisolasi. Mereka tidak kontak langsung dengan pasien 263. Tapi dengan adik pasien.

Kepala Desa Tatede, Subadri menuturkan, pasien 263 pernah diisolasi dalam satu ruangan yang sama dengan adiknya itu selama dua hari. Namun saat itu, tes swab terhadap adiknya hanya dilakukan sekali dan hasilnya negatif.

Baca juga:  Pasien RSUD NTB Meninggal, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi Akibat COVID-19

Namun tak sangka, dua hari pasca isolasi dan bergaul di tengah masyarakat, keluar hasil swab pasien 263 dengan hasil positif. ”Ada 16 orang yang kontak dan saat ini sedang dilakukan isolasi. Adiknya kami isolasi di kantor desa, dan 16 warga isolasi mandiri,” ungkap Kades.

Bagaimana dengan sikap warga terhadap keluarga pasien?

Tidak bisa dipungkiri, warga yang resah dan khawatir terpaksa harus menjaga jarak dengan keluarga pasien. ”Mau belanja aja uangnya tidak diterima di kios. Ini tidak bisa kita pungkiri,” ujarnya.

Solusinya, Pemerintah desa memberikan bantuan sembako kepada keluarga pasien. ”Masyarakat lainnya juga ikut membantu,” tambahya. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...