KSU Rinjani Dilaporkan ke Polda NTB

Bagikan berita

MATARAM, Samotamedia.com – Sejumlah anggota KSU Rinjani dari Kabupaten Sumbawa Barat melaporkan pengurus KSU Rinjani ke Polda NTB, Kamis (27/1/2022). Atas dugaan penipuan. Pelapor didampingi kuasa hukum Mulyawan, SH dan Burhanuddin, SH.

Mulyawan, SH mengungkapkan, kliennya merasa ditipu karena diiming-imingi pinjaman Rp 100 juta melalui program pemerintah dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.

“Klien kami didatangi oleh seseorang asal Kecamatan Utan. Orang ini yang ditunjuk menjadi koordinator KSU Rinjani di tempat klien kami. Kemudian orang ini mengiming-imingi klien kami dengan program PEN 2021 berupa pinjaman Rp 100 juta tanpa jaminan atau tanpa agunan,” katanya.

Pinjaman ini untuk membeli 3 ekor sapi, membuat kandang dan pakan. Namun hingga akhir Desember 2021, janji itu tak kunjung terealisasi.

Baca juga:  Satu Pelaku Curat Diringkus, Satu Masih Buron

Menurutnya, kasus ini murni antara KSU Rinjani dan anggotanya. KSU Rinjani menjanjikan sesuatu dengan memungut sejumlah uang. Sementara yang mereka janjikan itu tidak ada alias bodong.

Gubernur NTB dan kepala OPD terkait juga sudah menegaskan bahwa tidak ada program yang dimaksud. Bukan hanya Pemprov. Tapi Bank pemerintah seperti BNI, Bank Mandiri dan BRI juga menegaskan tidak ada program dana PEN 2021 berupa pinjaman 100 juta tanpa bunga seperti yang dikatakan KSU Rinjani.

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar di YouTube, Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki menegaskan tidak ada program yang dimaksud. “Jadi jelas mereka ini telah melakukan dugaan tindak pidana penipuan,” kata pengacara muda ini.

Baca juga:  Pesta Narkoba, Polres Sumbawa Amankan 5 Remaja 3 Diantaranya Pelajar

“Tidak ada hubungannya dengan lembaga pemerintah. Hanya saja mereka membawa-bawa nama pemerintah seolah-olah pemerintah provinsi dan Gubernur NTB yang menghalangi program ini,” imbuhnya.

Mulyawan dan Burhanuddin mengapresiasi kinerja penyidik Polda NTB. Karena mereka langsung dimintai klarifikasi. “Luar biasa. Kita apresiasi kinerja teman di Polda NTB yg sangat responsif dan cepat,” kata Mulyawan.

Sementara itu, Burhanuddin, SH berharap polisi segera menindaklanjuti laporan kliennya. Dia berharap masyarakat lebih berhati hati dalam menerima informasi yang belum jelas. Apalagi dari sebuah lembaga non pemerintah. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...