Kurangi Fisik, 2021 Pemdes Rite Fokus Tingkatkan PADes

Bagikan berita

BIMA – Pemerintah Desa Rite Kecamatan Ambalawi akan mengurangi program fisik. Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2021 akan lebih fokus kepada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Rite di ruangan kerjanya, Selasa (9/6/2020).

Kades Rite, Imran kepada Samota Media mengatakan bahwa di akhir periode kepemimpinannya nanti dia ingin Pendapatan Asli Desa (PADes) meningkat. Sehingga fokus program dana desa akan diarahkan untuk penguatan sumber pemasukan desa.

“Untuk program fisik, saya rasa hampir selesai. Sekarang tinggal fokus ke pemberdayaan non fisik,” kata Kades.

Menurut Kades, ada dua hal yang akan dilakukan dengan program non fisik untuk menggapai target meningkatkan PADes. Pertama, pembentukan Kelompok Usaha Bersama (Kube), sekaligus sebagai upaya menyediakan lapangan kerja masyarakat.

Baca juga:  Satgas TMMD Gotong Royong Bangun Musala di Jotang

Kedua, membenahi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dalam hal ini kades akan melakukan resafel kepengurusan BUMDes. Sebab BUMDes yang dibentuk tahun 2018 itu dinilai belum memberikan kontribusi bagi PADes.

Kades Tolowata Apresiasi Semangat Pemuda Bangun Desa

Kemudian dalam perubahannya nanti BUMDes akan diarahkan mengelola hasil pertanian masyarakat, menyediakan kebutuhan para petani jagung dan padi dalam bentuk Koperasi Unit Desa (KUD).

“BUMDes akan diresafel, pengelolaan akan diarahkan ke pertanian,” ujarnya.

Dijelaskan, tujuan adanya dana desa adalah bagaimana desa bisa menjadi desa mandiri dengan terciptanya sumber – sumber PADes.

Untuk menciptakan Sumber PADes, kata dia, harus mengurangi program fisik, kemudian perbanyak Anggaran Dana Desa (ADD) untuk Kube dan BUMDes. “Ini tergantung kita semua untuk sepakati hal ini, terutama BPD,” ungkapnya.

Baca juga:  BTPN Syariah Serahkan Bantuan Balai Centra Tenun di Desa Poto

Sudah lama ia merencanakan hal ini. Namun pemikirannya selalu dihalangi usulan program kegiatan fisik. Apalagi dalam musyawarah desa (Musdes), kata dia, keputusan harus berdasarkan usulan masyarakat yang disepakati oleh Anggota Badan Permusyawarat Desa (BPD).

Harapan Kades, di akhir periode kepemimpinannya nanti bisa menyatukan pemikirannya dengan masyarakat untuk memberikan usulan non fisik.

“Mumpung lagi ada program dana desa, kita harus ciptakan banyak sumber PADes,” ujarnya. (Cr-Dir)

Baca Juga: Polsek Ambalawi Sita Puluhan Botol Miras

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...