Lebih Dekat dengan Yunus Syufriadi Bakri, Kades Batu Bulan Periode 2020/2026

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Yunus Syufriadi Bakri, S.PdI. Itulah nama lengkap Kepala Desa terpilih Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu. Pada Pilkades 4 Maret lalu, Owner UD Khafa Raya ini terpilih dengan perolehan 646 suara. Unggul 309 suara dari rival politiknya M Syafruddin dengan perolehan 337 suara.

Yunus, begitulah akrab pria kelahiran 26 Juli 1985 ini disapa. Tidak pernah terpikirkan olehnya untuk menjadi kepala desa. Dia dicalonkan. Tokoh masyarakat beramai-ramai mendatangi kediamannya. Meminta dia untuk maju di Pilkades.

Melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar, bapak dua anak ini pun memutuskan untuk maju.

Bak calon pengantin, Yunus diarak beramai-ramai dari rumah sampai lokasi pendaftaran di kantor desa. Setiap pertemuan yang melibatkan banyak orang didukung penuh.

Banyak masyarakat yang nyumbang. Ada yang sumbang beras, ketan, gula, telur dan banyak lagi lainnya. Barang kali, Yunus salah satu kades beruntung lantaran tidak keluar banyak uang dalam suksesi Pilkades lalu.

”Alhamdulillah dukungan penuh masyarakat menghantarkan saya sebagai kades terpilih Desa Batu Bulan periode 2020/2026,” kata Yunus kepada samotamedia.com di kediamannya, Kamis (16/4) malam.

Anak pertama dari dua bersaudara ini telah dilantik bersama 30 kades lainnya, Rabu (15/4) siang. Dengan jargon ‘ihktiar bersama untuk Batu Bulan baru kita maju’, Yunus siap mewujudkan Desa Batu Bulan bersih, amanah, responsif, ulet, mandiri, jaya, aman dan unggul dalam enam tahun ke depan.

”Ketika pemerintahan bersih, amanah dan responsif, maka masyarakat akan maju, aman, jaya dan unggul,” terang ayah M Khatibul Umam Yusfari dan Abdullah Fathanah Yusfari ini menjabarkan visinya.

Baca juga:  Uma Beringin Cairkan BLT DD Dua Bulan Sekaligus, Periode Juni Menyusul

Tak dipungkiri, mewujudkan Batu Bulan maju tidaklah semudah membalik telapak tangan. Butuh kerja keras. Butuh ikhtiar bersama. Oleh karenanya, semua pihak harus bergandengan tangan.

”Pilkades telah usai, tidak ada lagi massa pendukung atau bukan pendukung. Semuanya menjadi tanggung jawab kepala desa. Program kades sebelumnya kita lanjutkan, dan yang kurang kita sempurnakan,” tandasnya.

Mandiri dan pekerja keras

Anak pertama dari hubungan cinta Haji Bakri dan Nurhayati ini menamatkan bangku sekolah dasarnya di SDN Batu Bulan tahun 1997.

Kemudian lanjut ke SLTP Al-Maarif tamat tahun 2000. Melanjutkan study ke MAN 1 Sumbawa tamat tahun 2003. Kemudian D2 PGSD di IAIH NW Lombok Timur 2005, tansfer ke STIT NW Samawa dan sukses meraih gelar sarjananya tahun 2009.

Sebagai anak kos dengan latarbelakang ekonomi lemah, Yunus tidak bisa hanya kuliah dengan biaya sepenuhnya ditanggung orang tua.

Sehingga dia memutuskan untuk kuliah sambil bekerja di salah satu perusahaan simpan pinjam. Dia menjalani itu selama tiga tahun, dari tahun 2003 sampai 2006. ”Saya kos dan biaya sebagian saya tanggung sendiri,” tuturnya.

Setelah tiga tahun dikoperasi, suami Rahmawati ini memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai guru pendidikan agama islam di SDN Batu Bulan tahun 2006-2007.

Setelah tamat kuliah dia kembali bekerja di PT Wahana Potto Multiyatha tbk yang bergerak dibidang kredit kendaraan bermotor tahun 2010/2011.

Undur diri, kemudian kembali bekerja di PT Armada Finance Cabang Mataram yang bergerak dibidang yang sama. Di sini cukup lama. Lima tahun, terhitung sejak tahun 2012 sampai tahun 2017.

Baca juga:  Prioritas Kades Olat Rawa 2021, dari BLT DD hingga Tanggul Penahan Banjir

Sekian lama disitu, dia mundur dan menjadi karyawan di PT Adira Dinamika Multi Finance tbk bidang kredit kendaraan roda empat dari 2017 sampai 2019. Mundur dari Adira, kemudian mencalonkan diri menjadi kepala desa.

Mantan aktifis kaya pengalaman

Disela kesibukan kuliah dan bekerja, rupanya Yunus juga aktif dalam berbagai organisasi. Di kampung aktif sebagai pengurus karang taruna, di kampus aktif disalah satu organisasi eksternal, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Di PMII dia pernah menjabat sebagai Ketua Komisariat STIT NW Samawa, menjadi ketua I Bidang Internal PC PMII Sumbawa bahkan menjadi salah satu deklalator terbentuknya PC PMII Sumbawa difinitif.

Setelah tamat kuliah, dia aktif sebagai pengurus Gerakan Pemuda Ansor. Di Ansor dia pernah menjabat sebagai Sekretaris tahun 2010/2014 dan menjabat sebagai wakil ketua tahun 2014/2019.

Di samping itu, dia juga pernah aktif di Partai Politik dan maju sebagai Calon Legislatif 2014/2019 di Dapil 2. Meski belum berhasil, namun dia sukses meraih suara mayoritas di desa asalnya.

Kemudian dia juga aktif sebagai Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumbawa 2015-2018. Bahkan saat ini, disamping sebagai Kades dia juga menjadi Sekretaris Majelis Pembina Cabang PC PMII Sumbawa dan Wakil Ketua di Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Sumbawa.

Penulis: Jusriadi Jho

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...