Manfaatkan Dana Desa untuk Bangun Pagar Desa

Bagikan berita

BIMA – Pemanfaatan Dana Desa (DD) sering kali terjebak pada proyek fisik berupa jalan lingkungan, deker dan saluran. Namun di Desa Poja Kecamatan Sape tidak demikian. DD dimanfaatkan juga untuk pembangunan pagar desa.

Pagar dibangun di depan Rumah-rumah warga di sepanjang jalan desa. Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Terlebih Kepala Desa turun langsung mengawal pembangunan tersebut.

Kades Poja, Robin Darwis, SE kepada Samota Media mengatakan, sejauh ini pembangunan baru 30 persen. Dalam pelaksanaannya, Pemdes menggandeng masyarakat setempat.

“Masyarakat harus dirangkul untuk Sama-sama mengawal kegiatan pembangunan, itu baru bisa menghasilkan pembangunan yang berkualitas,” katanya, Jum’at (05/06/2020).

Mantan aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bima itu menjelaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam setiap pelaksanaan kegiatan dana desa.

Baca juga:  Meningkat, Tahun Ini Sumbawa Dapat Jatah Dana Desa Rp150 Miliar

Dikatakannya, masyarakat merupakan penentu keberhasilan pembangunan dana desa. Pengawalan bersama merupakan bentuk transparansi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD). “Kerja sama kita akan memberikan hasil yang baik,” jelas Kades di lokasi pengerjaan.

Sementara itu, pengerjaan pagar beton di Dusun Oi Wontu bersumber dari APBDes (DD) Tahun Anggaran 2020. Anggaran senilai Rp116 juta untuk pengerjaan sepanjang 97 meter.

Kades memberikan ruang bagi siapa pun yang ingin mengkritik. Namun jika bersifat asumsi, lebih bagus untuk didiskusikan dengan baik. “Kalau tuduhan dimuat di media sosial, itu namanya pencemaran nama baik,” ujarnya. (Cr-Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...