Maskapai Belum Siap, Penerbangan Sumbawa-Lombok Masih Tutup

Bagikan berita

SUMBAWA – Sejumlah kawasan wisata di NTB akan dibuka untuk menyongsong kenormalan baru. Di Kabupaten Sumbawa, Pulau Moyo akan dijadikan sebagai percontohan. Ketika kawasan itu resmi dibuka, dipastikan banyak wisatawan berkunjung.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mengambil ancang-ancang dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 tahun 2020. Tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Dalam surat tersebut, tercantum sejumlah syarat bepergian menggunakan angkutan umum, termasuk pesawat terbang. SE ini berlaku efektif 6 Juni 2020.

Sisi lain, penerbangan dari Sumbawa-Lombok atau sebaliknya masih ditutup. Pihak bandara masih menunggu kesiapan dari pihak maskapai.

Kepala Kantor Bandara Muhammad Kaharuddin III melalui Kepala Urusan Tata Usaha, Kukuh Dwi Pramogi S.ST mengatakan bahwa sejauh ini penerbangan Sumbawa-Lombok atau sebaliknya itu masih belum ada kepastian.

Baca juga:  Usai Corona, Pasar Ambalawi Mulai Diaktifkan

Pihak Bandara masih mendiskusikan terkait kesiapan pihak maskapai. Karena, kata dia, yang menentukan rute adalah pihak maskapai. Sementara pihak bandara hanya menyiapkan waktu kedatangan atau keberangkatan (slot time)

Kawasan Wisata Pulau Moyo akan Dibuka Kembali

”Untuk operasi penerbangan dari Lombok ke Sumbawa atau dari Sumbawa ke Lombok itu sampai saat ini kita masih diskusi dan mempertanyakan ke pihak maskapai yaitu pihak Wings Air. Jadi belum ada kepastian, karena kita harus kroscek kembali,” terangnya.

”Sloot timenya sudah siap, tetapi kembali lagi ke pihak manajemen Wings Air. Masih kita terus tanyakan kapan kesiapan dari Wings Air untuk terbang dari Lombok ke Sumbawa maupun Sumbawa ke Lombok,” imbuhnya.

Baca juga:  Pencucian Sarang Walet Tingkatkan Nilai Ekspor

Sementara dari pihak Bandara Sumbawa sudah siap melayani penerbangan. Baik dari segi personil di unit aspek maupun teknisi. Begitu juga di bagian administrasi yang menurutnya tetap beraktifitas seperti biasa.

Selain itu, pihak Bandara juga sudah melaksanakan sterilisasi ruangan sebanyak dua kali. Termasuk kelengkapan fasilitas handsanitizer.

”Sampai saat ini kita masih terus berkoordinasi. Kebetulan kita lagi rapat dengan pihak Wings, belum ada hasilnya. Targetnya sekarang, tapi belum bisa. Kalau dilihat reflooknya sudah dibuka, itu yang kita pertanyakan kapan. Kesiapan kita sudah, tunggu dari pihak maskapai,” pungkasnya. (cr-abi)

Baca juga: Jelang Kemarau, BPBD Petakan Daerah Rawan Kekeringan

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...