Melesat 49 Positif Baru, Hari Ini NTB Tembus 537 Kasus

Bagikan berita

MATARAM – Jumlah kasus positif Covid-19 di NTB hari ini Selasa 26 Mei 2020 melesat 49 kasus. Ini rekor kedua setelah pada Jumat 22 Mei 2020 lalu mencapai 54 kasus positif baru.

Dengan adanya kasus baru hari ini maka total kasus covid-19 NTB mencapai 537 kasus. Rinciannya 272 orang sudah sembuh, 9 meninggal dunia, dan 256 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

”Bahwa pada hari ini, Selasa, 26 Mei 2020, telah diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium RS Unram dan Laboratorium TCM RS Manambai Abdulkadir sebanyak 327 sampel dengan hasil 258 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 49 sampel kasus baru positif Covid-19,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Ariadi.

Baca juga:  Posyandu Keluarga Berperan Lindungi Anak Korban Stigmatisasi Teroris

Dari 49 kasus baru, sebagian besar dari pulau Lombok. Meliputi Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat dan Kota Mataram. Sementara 3 lainnya adalah warga KSB.

Hingga berita ini release, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.077 orang dengan perincian 435 orang (40 persen) PDP masih dalam pengawasan, 642 orang (60 persen) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.501 orang, terdiri dari 242 orang (4 persen) masih dalam pemantauan dan 5.259 orang (96 persen) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.427 orang, terdiri dari 1.852 orang (34 persen) masih dalam pemantauan dan 3.575 orang (66 persen) selesai pemantauan.

Baca juga:  Satu Warga Sumbawa Sembuh dari Covid-19

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 59.496 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.977 orang (7 persen), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 55.519 orang (93 persen).

”Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” terang Lalu Gita. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...