Mulai April, Laboratorium di NTB Diizinkan Periksa Spesimen Corona

Bagikan berita

MATARAM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memberikan izin dua laboratorium di NTB untuk memeriksa spesimen virus Corona (Covid-19). Yaitu, Laboratorium Biomedik Litbangkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB dan Laboratorium Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram).

Namun, dua laboratorium tersebut mulai dapat memeriksa spesimen Corona awal April mendatang. Karena Pemprov masih menunggu reagen atau alat untuk mendeteksi virus Corona di tubuh pasien yang diimpor dari Jepang.

”Karena untuk periksa (spesimen Corona) di sini ada bahannya, reagen, itu kita impor dari Jepang. April besok sudah bisa periksa di NTB,’’ ujar Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc dikonfirmasi di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Cakranegara Kota Mataram, Jumat siang, 27 Maret 2020.

Sebenarnya, kata gubernur ada tiga laboratorium yang dapat memeriksa spesimen Corona di NTB. Selain dua laboratorium di atas, juga ada laboratorium di Techno Park Sumbawa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Namun, masih belum mendapatkan izin dari Kemenkes.

Baca juga:  Contak dengan Pasien 393, Satu Warga Labuhan Jambu Positif

”Kalau April, di Sumbawa pun sudah bisa (periksa spesimen Corona). Tapi saya cek, belum diizinkan yang satu di Sumbawa,’’ ujarnya.

Jika dua laboratorium tersebut sudah mulai digunakan sebagai lokasi pemeriksaan spesimen Corona, maka hasilnya akan lebih cepat diperoleh. Pasien yang positif dan negatif Corona akan dapat diketahui hasilnya dengan cepat.

Dr. Zul mengatakan, spesimen Corona dari NTB diperiksa di Litbangkes Jakarta dan laboratorium yang ada di Surabaya Jawa Timur. Hasil pemeriksaan spesimen keluar sekitar enam hari. Apabila spesimen Corona diperiksa di dua laboratorium yang ada di NTB, maka hasilnya keluar dalam jangka dua hari.

”Kalau dua lab kita bisa kita pakai, hasilnya bisa lebih cepat. Kalau diperiksa di luar enam hari. Kalau diperiksa di sini, hasilnya bisa keluar dua hari,’’ jelasnya.

Diketahui, setelah Laboratorium Biomedik Litbangkes RSUD NTB, Kemkes juga menunjuk Laboratorium pada RS Unram sebagai laboratorium pemeriksaan spesimen virus Corona (Covid-19). Sehingga sekarang ada dua laboratorium yang dapat memeriksa spesimen virus Corona di NTB.

Baca juga:  Bertambah, Positif Covid-19 di NTB Menjadi 4 Orang

Penambahan satu laboratorium di RS Unram tersebut berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/216/2020 menyusul tiga laboratorium kesehatan daerah lainnya. Di antaranya laboratorium pada Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah, Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga dan Laboratorium Mikrabiologi Kilinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dalam SK Menteri Kesehatan tersebut dijelaskan bahwa laboratorium yang telah mendapat izin pemerikasaan wabah Corona itu memiliki tugas-tugas sebagai berikut. Pertama, menerima spesimen untuk pemeriksaan Covid-19 dari rumah sakit/dinas kesehatan/laboratorium kesehatan lainnya.

Kedua, melakukan pemeriksaan screening pada spesimen Covid-19 menggunakan form dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan oleh badan penelitian dan pengembangan kesehatan.

Ketiga, mengirimkan seluruh spesimen untuk uji validasi ke laboratorium rujukan nasional Covid-19. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...