Musdes Rite, Program yang Tertunda karena Covid Kembali Diusulkan

Bagikan berita

BIMA,Samotamedia.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Rite Kecamatan Ambalawi menggelar Musyawarah Desa (Musdes), Kamis (12’11/2020). Usulan masyarakat yang pelaksanaannya sempat tertunda karena pandemi covid – 19 kembali diusulkan dan dibahas.

Musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Desa Rite itu dihadiri Camat Ambalawi, Kapolsek dan Danramil.

Kemudian diikuti perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan karang taruna.

Kepala Desa Rite, Imran kepada Samota media mengatakan bahwa usulan masyarakat yang tidak sempat terlaksana pada tahun 2020 akan dilaksanakan diusulkan kembali untuk tahun anggaran 2021.

“Tahun 2020 kemarin hanya ada dua program fisik yang terlaksana, yakni pembangunan saluran irigasi di Dusun Soncolumba dan talut jalan di Dusun Tengge Keli,” terangnya.

Kemudian usulan masyarakat di enam dusun lainnya ditunda lantaran pandemi. Anggaran digeser untuk program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Baca juga:  Meningkat, Tahun Ini Sumbawa Dapat Jatah Dana Desa Rp150 Miliar

“Mudah – mudahan tahun 2021 nanti masa pandemi sudah berakhir. Supaya kita tuntaskan apa yang menjadi rencana bersama,” tandasnya.

Sekretaris Desa Rite, Mukhsin, S.Pd menambahkan bahwa pentingnya kegiatan pemberdayaan sebagai obat dalam menanggulangi dampak masa pandemi covid – 19.

“Melalui pemberdayaan kita ciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan pemuda. Harapannya agar bisa diusulkan dengan jumlah nominal supaya bisa kami pertimbangkan,” terang Sekdes.

Ketua BPD Rite, Gunawan ketika dikonfirmasi hanya berharap bahwa pelaksanaan Dana Desa tahun 2021 nanti lancar dan tidak ada kendala seperti tahun 2020 ini.

“Kita prioritaskan untuk usulan yang pernah tertunda, artinya masyarakat mengusulkan kembali untuk dilaksanakan tahun 2021 nanti. Terutama pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) di Dusun Sonco Kahoro mudah – mudahan bisa kita selesaikan agar segera bisa kita gunakan untuk kegiatan sosial,” pungkasnya.

Baca juga:  Contak dengan Pasien 393, Satu Warga Labuhan Jambu Positif

Sebelumnya, Camat Ambalawi, Ishaka Hasan, SH dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang setiap kegiatan selalu melibatkan dari elemen masyarakat.

“Kalau bisa untuk ke depannya 30 persen hadirkan tokoh wanita agar bisa menyampaikan usulannya juga,” harapnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kapolsek Ambalawi, IPTU Rusdin mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah desa untuk sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan dapam hidup bermasyarakat.

“Kita atasi kriminalitas dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan terutama sekali kita ciptakan keamanan untuk kelancaran pembangunan di Desa Rite pada khususnya dan Ambalawi pada umumnya,” kata Kapolsek. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...