Mutasi Kebutuhan Organisasi Atau Politik Balas Dendam Mo-Novi?

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Gerbong mutasi pemerintahan Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany (Mo-Novi) kembali bergerak. Mutasi kali ini menyasar kepala sekolah. Akibatnya, ratusan jabatan kepala sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalami pergeseran.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menegaskan, mutasi adalah hal biasa. Namun setiap digelarnya mutasi tak jarang berkembang berbagai opini negatif. Sering kali mutasi diasumsikan sebagai politik balas dendam dan politik balas budi pasca Pilkada.

”Tidak ada istilah mutasi hukuman jabatan. Dalam undang-udang tidak ada istilah mutasi adalah hukuman jabatan,” ujar Bupati Sumbawa dalam sambutan pelantikan tenaga kependidikan di aula lantai III kantor Bupati Sumbawa, Selasa (18/1/2022).

Dikatakannya, mutasi merupakan salah satu ikhtiar untuk melakukan penyegaran dalam tata laksana organisasi. Mutasi merupakan kebutuhan organisasi. Bahkan, mutasi adalah cara sehat dan legal untuk mengakselerasi kinerja aparatur khususnya kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Menurut Bupati, memindahkan seseorang dari tempat yang satu ke tempat yang lain bukan semata-mata karena yang bersangkutan kurang baik. Melainkan lebih dominan pada pertimbangan kebutuhan organisasi dan penyegaran dalam rangka peningkatan karier.

”Perlu saya tekankan di sini, bahwa mutasi sama sekali tidak dihajadkan untuk memuaskan segelintir orang. Melainkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan organisasi. Hal itu merupakan hal yang biasa, normal dan lumrah yang tentu saja tidak perlu dipermasalahkan,” ujarnya lagi.

Untuk diketahui, Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah melakukan pelantikan terhadap tenaga kependidikan secara besar-besaran, Selasa (18/1/2022). Pelantikan yang digelar di aula lantai III Kantor Bupati Sumbawa itu diikuti 266 orang. Terdiri dari 188 kepala SD, 33 kepala SMP, 3 kepala TK, 7 pengawas TK, 29 pengawas SD dan 6 pengawas SMP.

Di SMP dalam kota, mutasi menyeret sejumlah nama. Di antaranya, Arahman Semba yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 1 Sumbawa kini menjabat Kepala SMPN 1 Unter Iwes menggantikan Drs. M. Tamrin. Sementara Tamrin dimutasi menjadi Kepala SMPN 3 Moyo Hilir.

Kepala SMPN 1 Sumbawa kini dijabat Sri Ningsih yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 2 Sumbawa. Kepala SMPN 2 Sumbawa yang baru kini dijabat Muhammad Nur yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 4 Sumbawa. Kepala SMPN 4 Sumbawa kini dipercayakan kepada Jhon Leonard Funay yang sebelumnya adalah Kepala SMPN 2 Moyo Hilir.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Unter Iwes kini dijabat oleh Endang Sulastri menggantikan Abdul Aziz yang sebelumnya ditarik ke Dikbud Sumbawa dengan jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP. Endang sebelumnya adalah guru ahli madya dari SMPN 1 Sumbawa. Kepala SMPN 1 Labuhan Badas, Sri Irianti relatif aman.

Di jenjang SD, nama-nama yang terseret mutasi di antaranya Junaida Iriani yang kini dipercaya memimpin SDN 2 Sumbawa menggantikan Erdawati yang telah pensiun. Sebelumnya Junaida adalah Kepala SDN 8 Sumbawa. Kini jabatan tersebut dijabat Asminingsih seorang guru ahli muda asal SDN Olat Rarang.

Kemudian Subandi yang sebelumnya menjabat Kepala SDN 12 Sumbawa kini menjabat Kepala SDN 4 Sumbawa. Kepala SDN 12 Sumbawa yang baru adalah Aminah seorang guru ahli muda dari SDN 8 Sumbawa.

Samsuddin yang sebelumnya menjabat Kepala SDN 1 Labuhan Sumbawa digeser menjadi Kepala SDN Bangkong. Saijah yang sebelumnya menjabat Kepala SDN Badas digeser menjadi Kepala SDN Brang Biji.

Sedangkan jabatan Kepala SDN lain dalam kota kini dijabat orang baru. Kepala SDN 3 Sumbawa dijabat Desak Made Suryani, guru ahli madya asal SDN 7 Sumbawa. Kepala SDN 10 Sumbawa dijabat Nurhayati, guru ahli madya asal SDN 11 Sumbawa. Kepala SDN 11 Sumbawa dijabat oleh Ishak, guru ahli madya asal SDN 1 Sumbawa. Kepala SDN 15 Sumbawa dijabat oleh Latifah, guru ahli madya asal SDN 7 Sumbawa.

Kepala SDN Samapuin dijabat Mutiani, guru muda asal SDN 8 Sumbawa. Kepala SDN Bukit Pemai dijabat Nurhayati yang sebelumnya menjabat Kepala SDN Kapasari. Kepala SDN Karang Padak dijabat Muhdar yang sebelumnya menjabat Kepala SDN Ai Puntuk. Kepala SDN Ai Puntuk yang baru dijabat Abdul Azis, guru ahli muda SDN Nijang. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...