Pemdes Kambilo Cairkan BLT DD kepada 66 KPM

Bagikan berita

BIMA, Samotamedia.com – Pemerintah Desa Kambilo Kecamatan Wawo telah mencairkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap I bulan pertama tahun 2021.

Pencairan bantuan dilaksanakan di aula kantor desa, Rabu 14 Juli 2021 lalu. Dihadiri jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), Pendamping Desa Kambilo, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sekretaris Desa Kambilo, Al Farabi, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 40 persen dari Dana Desa (DD) tahap I diperuntukkan 66 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Jumlah KPM tersebut, sebelumnya telah ditetapkan melalui musyawarah desa beberapa bulan lalu, dan mereka berhak mendapatkan bantuan senilai 300 ribu rupiah,” ungkapnya.

Al Farabi menjelaskan, BLT DD merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat miskin yang sedang mengalami dampak dari pandemi Covid – 19 selama dua belas bulan ke depan.

Baca juga:  Pemdes Uma Beringin Khawatir dengan Ramainya Pasar Kerato

“Semua kita memang memperoleh dampaknya, namun bantuan ini memprioritaskan masyarakat miskin dan tentunya belum pernah mendapatkan bantuan sosial lainnya,” terang Sekdes.

Kemudian lanjutnya, bahwa pencairan bantuan disesuaikan dengan regulasi yang ada. ”Sehingga, para penerima bantuan tidak diragukan lagi. Karena sebelum ditetapkan melalui Musdes, telah dilakukan verifikasi terlebih dahulu oleh Kepala Dusun masing – masing,” jelasnya.

Ia berharap penerima BLT DD lebih taat terhadap Protokol kesehatan Covid 19 serta mengikuti setiap program pemerintah yang berkaitan pandemi ini.

”Dukung program vaksinasi, supaya kita bisa hidup normal kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD), Munawir, ST mengapresiasi Pemdes Kambilo yang telah mengucurkan sebagian dari ADD untuk membantu masyarakat miskin di masa pandemi ini.

Baca juga:  Video Kericuhan di Kantor Desa Beredar, Ini Klarifikasi Kades Poja

“Meski ini ada keputusan atau aturan pusat, tapi banyak desa – desa lain di Kabupaten Bima ini yang mengalokasikan ADD dengan jumlah yang sedikit. Padahal banyak masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial,” bebernya.

Ia mengharapkan juga kepada masyarakat, agar di masa pandemi ini masyarakat tidak hanya menunggu bantuan pemerintah, akan tetapi lebih kreatif menghidupkan ekonomi meski pergerakannya terbatas.

“Contohnya bangun usaha – usaha kecil yang bisa menunjang kebutuhan sehari – hari,” tandasnya. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...