Pertanian, Kelautan dan Perikanan Sektor Andalan di Sape

Bagikan berita

BIMA – Sektor pertanian, kelautan dan perikanan menjadi sektor andalan di Sape untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Camat Sape, Kamaruddin, S.Sos kepada Samota Media menyampaikan bahwa dua tahun ini dua sektor tersebut sangat memberikan kontribusi besar bagi kelangsungan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

“Pertanian bawang paling besar kontribusinya dan juga alhamdulillah tahun ini jagung harganya stabil,” katanya.

Kemudian di sektor kelautan, para nelayan telah disupport dengan bantuan-bantuan pemerintah.

“Seperti pukat dan sampan ada bantuan pemerintah, namun sayangnya tahun ini tidak ada bantuan sedikitpun kecuali sembako,” ungkapnya.

Pihaknya bahkan telah mengusulkan sejumlah program melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbag) Kabupaten Bima. Mulai dari sarana pengairan, Dam dan fasilitas pasar ikan.

Baca juga:  Pemda Sumbawa Teken MoU dengan Pegadaian

”Dam Sape itu kan tidak memungkinkan mengairi seluruh lokasi pertanian bawang karena sering terjadi kerusakan, dan setiap tahunnya dua sampai tiga kali dilakukan perbaikan,” tuturnya.

Untuk menyiasati kondisi, para petani bawang di Sape telah ditunjangi dengan sumur bor untuk pengairi lahan mereka.

Dia berharap, ke depannya segala kebutuhan para petani dan nelayan dapat disupport oleh pemerintah Kabupaten Bima.

“Karena di sektor kelautan, Sape banyak menyuplai ikan ke wilayah kecamatan lain terutama di kebutuhan para pedagang di Taman Panda Kecamatan Palibelo,” tandasnya. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...