Pertanyakan Pemotongan Saldo Seorang Nasabah, FPM Datangi BRI Cabang Bima

Bagikan berita

BIMA – Front Pemuda Menggugat (FPM) Kabupaten Bima mendatangi kantor BRI Cabang Bima, Senin (1/3/2021). Kedatangan FPM untuk mempertanyakan prihal saldo rekening milik seorang nasabah yang diduga dipotong tanpa alasan yang jelas.

Kordinator Front Pemuda Menggugat (FPM) Kabupaten Bima, Gufran Che usai melakukan audiensi mengungkapkan adanya seorang nasabah yang merasa dirugikan oleh pihak BRI. Yakni Suharti, warga Dusun More Desa Ncera Kecamatan Belo.

Menurutnya, Suharti telah membuka buku rekening untuk mencairkan bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang telah diusulkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima.

”Bantuan senilai Rp2.400.000 telah dicairkan oleh penerima bantuan. Tapi setelah itu ada transfer pribadi melalui rekening tersebut sebanyak 5 juta. Ketika mau dicairkan ternyata telah dipotong oleh pihak Bank sejumlah Rp2.400.000. Setelah sisa saldo ditarik oleh pemilik rekening, pihak bank langsung blokir rekening tersebut,” bebernya.

Baca juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Tradisional di Lombok Tengah Ditutup

Terkait masalah ini, FPM mendatangi pihak BRI Cabang Bima untuk menanyakan terkait dengan permasalahan tersebut. “Kami mau tanya sama pihak BRI. Kenapa dipotong saldo rekening tersebut, dan apa alasannya?”ungkapnya.

Setelah beraudiensi, FPM mengaku kecewa karena pihak BRI dinilai tidak memberikan jawabab memuaskan. ”Tuntutan kami adalah pihak BRI harus memberikan alasan yang jelas terkait dengan dipotongnya saldo yang ada dalam rekening. Tapi ternyata mereka hanya menjawab dengan cerita yang tidak mengarah ke persoalan itu,” ujarnya.

Penanggung jawab aksi, Yusriel Sonata menambahoan bahwa FPM akan melakukan audiensi lagi beberapa hari ke depan sesuai dengan permintaan pihak BRI.

”Kalau audiensi nanti tidak ada jawaban yang tepat atas permasalahan ini, kuat dugaan kami ada permainan yang dilakukan oleh pihak BRI dan banyak pihak yang dirugikan,”ujarnya.

Baca juga:  Baznas Bagi Sembako, Gubernur NTB Minta Pakai Produk Lokal

Terkait hal ini, pihak BRI tidak bersedia untuk diwawancarai dengan alasan Direktur Utama sedang melayani banyak tamu penting. (Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...