Pjs Bupati Bima Launching Distribusi Bansos di Madapangga

Bagikan berita

BIMA,Samotamedia.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bima Ir. Muhammad Husni, M.Si launching pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di Gudang Bulog Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Kegiatan dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19 itu dihadiri Staf ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat Bolo, Camat Madapangga, Kepala Desa se Kec. Bolo dan Madapangga.

Pada momen tersebut Pjs juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tiga warga penerima manfaat.

Pjs Bupati mengatakan, dua hal yang menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 

Pertama, kata Pjs, berkaitan dengan Covid-19, yang berdampak pada  kesehatan dan sosial ekonomi.

Pemkab Bima, sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menangani dampak wabah Covid-19 ini, termasuk membentuk Satgas Covid-19.

“Dampak Covid-19 bukan hanya kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Pjs.

Karena itu, pemerintah melahirkan program jaring pengaman sosial. Sebagaimana yang dilakukan hari ini.

Baca juga:  Ini Kesalahan Besar yang Sering Dilakukan TKI hingga Berujung Sengsara

Untuk membantu masyarakat, pemerintah juga telah menggratiskan  listrik, yang 450 PA dan memberi discount 50 persen, bagi masyarakat yang memiliki listrik rumahnya 900 PA.

Kemudian yang kedua, kata Kadis Pertambangan dan Energi Provinsi NTB ini, adalah Pilkada yang akan dilaksanakan Desember mendatang.

Saat ini masih dalam tahapan kampanye dan akan berakhir pada 2 Desember 2020.

“Saya menghimbau, kita semua selalu menciptakan suasana tentram di tengah-tengah masyarakat. Walaupun beda pilihan tapi tetap kompak, aman dan damai,” harapnya.

Pjs Bupati meminta, agar saat pembagian beras, tidak muncul hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, kata Pjs, bahwa Bansos yang disalurkan, diisukan berasal dari paslon tertentu.

“Jangan sampai ada. Karena ini murni dari pemerintah untuk masyarakat. Dan ASN harus Netral,” ungkapnya.

Muhammad Husni mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan Bansos sebaik-baiknya dan meminta Perum Bulog bisa cross check, jangan sampai diprotes masyarakat.

Baca juga:  Bantuan Untuk Darmawan Terus Mengalir, Politisi PKB Juga Ikut Nyumbang

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin Andi Parani, MM, mengatakan penyaluran Bansos akan dilakukan tiga tahap, untuk 35.649 KPM se Kabupaten Bima. 

Sedianya dilakukan dua tahap, namun karena geografis Kabupaten Bima, sehingga pelaksana menjadi menjadi tiga tahap.

Kadis Andi mengaku, ada beberapa lokasi atau Desa yang memang harus melewati laut. Saat ini Kabupaten Bima sedang menghadapi musim kemarau, sehingga banyak yang kesulitan mencari kebutuhan hidup.

Andi Sirajudin mengaku, para distributor sudah siap dengan seluruh armada mereka. Menyalurkan Bansos pada seluruh masyarakat di 11 desa se Kecamatan Bolo dan 14 Desa di Kecamatan Madapangga.

“Jadi, tidak ada keraguan lagi untuk melaksanakan kegiatan ini. Program bantuan ini tidak ada kaitannya dengan politik. Ini murni dari Kementerian Sosial RI untuk masyarakat,” ungkapnya. (ard)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...