PKBM Bina Bersama Bekali Warga Binaan dengan Ragam Keterampilan

Bagikan berita

SUMBAWA – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Bersama menggelar pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP).

Pelatihan dipusatkan di Sekretariat PKBM Bina Bersama di Dusun Tengke A, Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Ir. Surya Darmasya, Rabu, 30 Juni 2021.

Ketua PKBM Bina Bersama, Mastar Hamid, S.Sos mengungkapkan, pelatihan ini merupakan program kerjasama antara PKBM Bina Bersama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus dan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud.

Peserta pelatihan terdiri dari 20 orang. Mereka berasal dari dua dusun. Dari Dusun Sagunteng 10 orang dan Dusun Tengke A 10 orang. Mereka dilatih oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya.

Baca juga:  Bawa Sajam, 3 Orang Diamankan di Pelabuhan Poto Tano

Menurutnya, pelatihan akan berlangsung selama 66 jam pembelajaran. Peserta akan dibekali dengan ragam keterampilan. Mulai dari membuat permen rumput laut, dodol rumput laut, membuat serbet, aksesoris kuda pacuan, tali parang hingga membuat jajan topat serapat.

”Yang paling rumit itu (Membuat) topat serapat. Warga yang (Bisa) buat topat serapat itu semakin minim,” ungkap Mastar.

Tidak hanya dilatih, peserta juga akan didampingi hingga mampu melahirkan produk-produk unggulan. Dalam hal pemasaran, pihak PKBM akan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Dia berharap, peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik. Agar ilmu yang didapatkan dapat ditularkan kepada warga lainnya.

Sebelumnya, Camat Moyo Hilir, Hartono, S.Sos mengaku apresiatif dengan adanya program pusat ini. Ia berharap, peserta dapat mengikuti pelatihan hingga akhir.

Baca juga:  Polres Sumbawa Amankan Pasangan Pelajar Saat Merayakan Hari Jadi di Hotel

Dari 20 peserta diharapkan lahir 5 peserta terbaik yang nantinya dapat beperan sebagai tutor bagi warga lainnya.

”Setelah selesainya kegiatan, lima terbaik akan dijadikan Narasumber untuk melatih para ibu-ibu di dusun-dusun lain,” kata Camat. (Red/*)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...