PMI Sumbawa Tutup Operasi Bulan Pertama di Kecamatan Lunyuk

Bagikan berita

SUMBAWA – Operasi tim pelaksana penanganan dan respon Covid-19 Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumbawa tahap petama berakhir. Operasi penutup bulan pertama ini di pusatkan di Desa Padasuka dan Perung Kecamatan Lunyuk.

”Operasi hari ke 30 dan 31 yang dilakukan oleh tim pelaksana penanganan dan respon Covid-19 PMI Kabupaten Sumbawa dilakukan di Kecamatan Lunyuk. Tepatnya di basis wilayah desa terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu Desa Padasuka dan Perung Kecamatan Lunyuk,” kata Kordinator Umum tim pelaksana penanganan dan respon Covid-19 PMI Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni, Jumat (24/4).

Operasi di salah satu Desa di Kecamatan Lunyuk

Dikatakannya, pada operasi penutup ini, PMI hanya menurunkan 6 personil. Sementara anggaran bersumber dari donasi masyarakat. Mulai dari penyediaan barang berupa bahan baku disinfektan (bayclin dan Wipol), BBM tangki hingga konsumsi tim.

Baca juga:  Melesat 49 Positif Baru, Hari Ini NTB Tembus 537 Kasus

”Dikatakan sebagai operasi penutup karena operasi selama satu bulan ini dananya bersumber dari donasi masyarakat. Artinya, operasional berjalan, murni dananya atas sumbangan masyarakat dalam bentuk uang maupun barang,” terang Andis, akrab dosen muda ini disapa.

Operasi PMI Sumbawa di Labangka

Menurutnya, operasi tahap kedua kembali dilanjutkan pada hari ke 32. Dipusatkan di Kecamatan Moyo Utara. Pendanaan operasi bulan kedua ini bersumber dari dana bantuan DPRD Kabupaten Sumbawa yang dialokasikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.

”Untuk operasi bulan kedua akan kami mulai dari Kecamatan Moyo Utara. Operasi ini murni menggunakan dana bantuan DPRD Kabupaten Sumbawa yang dialokasikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa,” ungkap anggota DPRD Sumbawa 2014/2019 ini.

Baca juga:  UPDATE: Mentok di 230 Kasus, 30 April Tidak Ada Kasus Baru

Untuk diketahui, PMI memulai operasinya sejak 24 Maret lalu. Sebanyak 15 personil diterjunkan setiap hari. Hanya pada operasi penutup yakni hari 30 dan 31 melibatkan 6 personil. Operasi akan terus betlanjut hingga 28 Agustus 2020 mendatang. (jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...