Pria Bersenjata Api Mengamuk, Rusak Fasilitas dan Todong Kepala Sekolah

Bagikan berita

DOMPU, Samotamedia.com – Seorang pria inisial AM (41), warga Dusun Matompo Desa Mbuju Kabupaten Dompu mengamuk dan merusak fasilitas salah satu SMA di Dompu.

Tak hanya itu, dia juga menodong kepala sekolah menggunakan Senjata Api (Senpi) rakitan.

Kapolres AKBP Syarif Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 13 September 2021 sekitar pukul 10.00 wita.

AM tiba-tiba datang merusak kaca jendela ruang kelas. Kepala sekolah Muhammad Ihsan (48) yang saat itu mengecek proses belajar mengajar mendengar suara kaca pecah.

Kepsek yang melihat kejadian itu menghampiri AM untuk menanyakan masalahnya. Dia menjawab, dia tersinggung karena keluarganya yang sedang mengerjakan bawang ditegur oleh salah satu siswa dari sekolah tersebut.

Baca juga:  67 Tenaga Medis Positif Corona, Dinkes NTB: APD Standar Nasional

”Terlapor tersinggung karena keluarganya yang sedang mengerjakan bawang ditegur oleh siswa sekolah dengan kata-kata ”Bagaimana kabar mertua”,” jelas Kapolres dalam keteragan tertulis, Kamis (16/9/2021).

Setelah itu, AM keluar dari lingkungan sekolah dan balik lagi membawa senjata api rakitan. Kepala sekolah ditodong sambil memerintahkan untuk mengumpulkan seluruh siswa.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kilo. Menerima laporan, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Tim mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di Dusun Matompo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo.

Setelah mengantongi informasi, AM ditangkap tanpa perlawanan pada Senin (13/9/2021). Dari tangannya, diamankan barang bukti berupa senjata api rakitan laras panjang dan sebutir peluru aktif kaliber 5,56.

Baca juga:  Malam Pencoblosan, Satu Fuso Kambing Diamankan di Polsek Buer

Setelah melakukan pengembangan kasus, kepolisian mendapati informasi bahwa AM mendapatkan senjata api dari SH dari Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa.

Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mako Polres Dompu. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...