Pria Tamatan SD ini Berhasil Ciptakan Alat Elektronik dari Barang Bekas

Bagikan berita

BIMA – Rahmad Danil, warga Tolowata Ambalawi ini berhasil menciptakan berbagai alat elektronik dari barang-barang bekas.

Karya pria tamatan sekolah dasar ini meliputi alat pemintal benang tenaga listrik, parabola, alat pemotong rumput, alat pengolah sampah menjadi bahan bakar minyak hingga compresor dari tabung gas elpiji dan kulkas.

Alat pemintal benang buatan Danil merupakan alat pemintal benang manual yang dimodifikasi menggunakan tenaga listrik sehingga lebih mudah digunakan.

Sementara parabola dibuatnya dari wajan bekas. Kandungan alumunium pada wajan bisa sebagai penangkal sinyal. ”Jika dipasangkan dengan LNB, maka akan muncul siaran luar negeri,” terangnya.

Sedangkan ide menciptakan mesin pemotong rumput muncul saat ia mengerjakan terali dan bak sampah.

Baca juga:  Hebat! Anak NTB Ciptakan Mobil Listrik

Di samping itu, dia juga berhasil menciptakan kompresor dari tabung gas elpigi. Kempresor rakitan itulah yang saat ini digunakan Danil di bengkelnya untuk kebutuhan megecetan.

Alat yang baru-baru ini dibuat yaitu alat pengolah sampah menjadi bahan bakar minyak. Minyak hasil alat rakitan itu pernah diuji coba pada motor dan berhasil. Wal hasil, tidak sedikit warga yang tertarik dan menggunakan minyak buatan Danil.

”Bensin hasil olahan sampah sudah pernah kami coba pada motor,” tutur suami Kartika ini kepada samotamedia.com, Minggu (26/4).

Keberhasilan Danil berawal dari hobinya di bidang elektronik dan perbengkelan. Dia mengaku hanya tamatan sekolah dasar, tidak pernah lanjut sekolah maupun kursus

Baca juga:  Undang Kerumunan, Polisi Bubarkan Lomba Burung di Mataram

“Saya tamatan SD, juga tidak pernah kursus apapun. Saya hobi mencoba membongkar dan merakit alat-alat yang rusak,” ujar pemilik bengkel Ciwintara ini.

Karya Danil mengundang perhatian pemerintah desa setempat. Tahun lalu ia disupport dengan mesin las, travolta, gerinda dan bor listrik. (cr-Dir)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...