PT Seger Sebut Harga Jagung Sumbawa Paling Mahal

Bagikan berita

SUMBAWA – PT Seger Agro Nusantara menyebut bahwa harga jagung di Sumbawa paling mahal dibandingkan harga jagung di daerah lain. Harganya mencapai Rp3100 hingga Rp3200 per kilogram.

”Harga jagung di Sumbawa jagung paling mahal, 31 sampai 32. Di daerah lain di bawah itu,” ungkap Manager PT Seger Agro Nusantara, Frans Cahyadi usai pelepasan Ekspor Jagung Sumbawa ke Filipina di Darmaga Ekspor Pelabuhan Badas, Jumat (15/5/2020).

Jika terjadi selisih harga di lapangan, menurutnya itu disebabkan oleh biaya komponen-komponen lain sebelum jagung masuk gudang. Seperti biaya giling, biaya buruh hingga biaya angkut.

Mahalnya biaya komponen tersebut, kata dia, yang menyebabkan terjadinya selisih harga di tingkat petani dengan harga di gudang.

Baca juga:  Kawasan Industri Hasil Tembakau dan Terminal Tipe B Siap Dibangun di Lotim

”Setahu saya market di gudang 31 sampai 32. Karena jagung ini bukan hanya masalah harga. Tapi ada komponen-komponen lain. Seperti biaya giling, biaya buruh. Seperti di Lunyuk biaya buruhnya sangat mahal,” ujarnya.

Di samping itu, harga jagung juga dipengaruhi oleh harga daging ayam. Jika harga jual daging ayam menurun, maka permintaan komoditas jagung juga menurun. Praktis harganya pun terseret.

”Penjualan daging ayam korelasinya. Kalau penjualan daging ayam kita tidak bagus, maka tidak bagus harga jagung. Karena pakannya, jagung bahan bakunya,” pungkasnya. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...