Putus Mata Rantai Covid-19, Mahasiswa KKN UNSA Gelar Berbagai Kegiatan

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Samawa menggelar berbergai kegiatan selama KKN berlangsung. Mulai dari sosialisasi protokol kesehatan, pelatihan pembuatan handsanitizer hingga pembagian masker.

Sasaran program adalah warga di lokasi KKN yakni di Perumahan Samawa Regency, Unter Sepang, Kelurahan Uma Sima.

Ketua Kelompok 13 KKN UNSA, Zulkarnain mengungkapkan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan, dia bersama anggota kelompok melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah.

Mahasiswa menjelaskan bahaya Covid-19, gejala covid-19, cara pencegahan, cara mengatasi jika terpapar Covid-19 dan menjelaskan pentingnya vaksin kepada masyarakat.

”Dalam program ini juga, tim menempelkan poster-poster edukasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar masyarakat tidak lalai dengan kebijakan pemerintah dalam memerangi Covid-19,” katanya.

Selain sosialisasi, mahasiswa juga menggelar pelatihan pembuatan handsanitizer dan bagi-bagi masker. Pelatihan pembuatan hand sanitizer bertujuan untuk mengurangi penggunaan sabun cuci tangan karena dapat membuat tangan menjadi kering dan iritasi.

Baca juga:  Hebat, SMKN 1 Sumbawa Wakili NTB di LKS Tingkat Nasional

Bahan-bahan pembuatan hand sanitizer merupakan bahan alami dan mudah didapatkan serta tidak mengandung efek samping.

Adapun bahan-bahan yang di perlukan adalah alkohol 70 persen, dan aloevera dengan perbandingan 1:2 serta ekstrak bunga yang dilakukan dengan cara destilasi (jika ingin di tambahkan).

Alat yang digunakan adalah gelas ukur, sendok takar, wadah pencampuran atau mangkok (alat yang digunakan terbuat dari porselin, plastik, kaca, botol), botol handsanitizer, spuit, sarung tangan (lateks dan plastik) dan saringan filter (digunakan untuk destilasi).

Program lainnya yakni yasinan dan siraman rohani, jumat bersih, penanaman apotik hidup, budikdamber (budidaya ikan dalam ember), pembuatan plang, pemanfaatan limbah botol plastic dan limbah kain, sosialisasi e-commerce dan bimbingan belajar agama islam.

Baca juga:  ANBK, Puluhan SMP di Sumbawa Numpang di Sekolah Lain

Dosen Pembimbing, Ade Sujastiawan, S.AP.,M.Si menjelaskan, program KKN Gotong Royong merupakan salah satu upaya UNSA dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan bisa membentuk revolusi mental dan karakter masyarakat dalam membangun bangsa yang bermartabat, maju, sejahtera dan adil berdasarkan ideologi pancasila.

Melalui pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Gotong Royong, masyarakat diharapkan lebih patuh dengan kebijakan pemerintah terkait protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Hal itu, kata dia, akan menjadi wujud nyata dari Gerakan Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Tertib dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

”Universitas Samawa mencoba menjadi garda terdepan untuk memerangi Covid-19, dengan mengirim mahasiswa-mahasiswa untuk turun ke tengah-tengah masyarakat. Berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 dan terus melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...