Relawan Covid 19 Telah Terbentuk di Semua Desa di Sumbawa

Bagikan berita

SUMBAWA – Semua desa di Kabupaten Sumbawa telah membentuk relawan pencegahan Covid 19. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro S.Sos, M.Si.

Pembentukan relawan ini sesuai surat edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 8 tahun 2020. Meminta semua desa membentuk relawan pencegahan Covid-19.

Menurut Varian, sebelum surat edaran dari menteri ini diterbitkan, DPMD sudah membentuknya. Bahkan dalam pelaksanaannya di lapangan, para relawan ini diback-up Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

”Semua desa di Sumbawa, sudah membentuk relawan. Surat edaran menterinya juga sudah kita terima dan telah ditindaklanjuti dengan Surat Bupati Sumbawa, dan sudah dikirim ke semua desa,” kata Varian.

Dikatakannya, para relawan ini sudah melakukan berbagai upaya pencegahan. Mulai dari penyemprotan disinfektan, edukasi hingga sosialisasi virus Corona.

Baca juga:  Demo Kantor Bupati, Warga Moyo Utara Desak Kades Penyaring Dipecat

Di samping itu, para relawan ini diminta bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan tim puskesmas. Untuk mendata warga yang datang dari luar wilayahnya. Jika ada warga atau pendatang yang dicurigai memiliki gejala seperti virus Corona, diminta untuk segera ditindaklanjuti.

”Relawan ini juga terlibat saat dibentuk posko wilayah Barat, sebagai pintu masuk ke Kota Sumbawa. Mereka ini juga terlibat dalam tim penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten,” terangnya.

Relawan pencegahan Covid-19 di tingkat desa ini lanjut dia, dibentuk sampai penyebaran virus Corona benar-benar hilang. Dalam bekerja, relawan didukung melalui anggaran dana desa.

Bagi desa yang sudah mengesahkan RAPBDes-nya, Varian Bintoro menegaskan untuk direvisi guna mengukung upaya pencegahan virus Corona yang dilakukan oleh relawan ini.

Baca juga:  Sosialisasi di Masjid, Kapolsek Ambalawi Tekankan Tiga Hal Ini

Berapa persentase dari dana desa yang anggarannya dapat digunakan untuk mendukung kerja relawan, tidak ditentukan. Kebutuhan anggarannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

”Tapi sejauh ini belum ada desa yang menggunakan anggaran dana desanya untuk membantu kerja relawan. Yang dipakai sementara ini baru dari dana tak terduga,” terangnya.

Kendati demikian sambungnya, dana desa ini harus digunakan untuk mendukung upaya pencegahan virus Corona.

”Desa yang ingin merivisi RAPDes-nya segera lakukan dan camat kami minta secepatnya mengindahkan, agar upaya pencegahan virus mematikan ini dapat berjalan maksimal, pungkasnya. (jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...