Rp2,18 Miliar untuk Korban Kebakaran Batu Rotok

Bagikan berita

SUMBAWA – Korban kebakaran Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh mendapat bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) senilai Rp2,18 miliar.

Bantuan telah diserahkan secara simbolis oleh Deputi Penanganan Pasca Bencana Kemensos kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB di lantai III Kantor Bupati, Minggu (20/12).

Kepala Desa Batu Rotok, Edy Wijaya Kusuma kepada Samota Media membenarkan adanya bantuan tersebut.

Dijelaskannya, bantuan senilai Rp2.183.000.000 itu terbagi dalam tiga program. Meliputi program bangunan rumah, isi rumah atau isi hunian tetap dan dana usaha ekonomi produktif.

”Bantuan telah diserahkan secara simbolis hari ini (Minggu, 12 Desember 2020) di lantai III kantor Bupati. Bantuan diterima langsung oleh Pak Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB,” katanya, Minggu (20/12/2020).

Baca juga:  Desa Serading Krisis Air Bersih, Polres Sumbawa Salurkan Bantuan

Menurut Edy, bantuan rencana terealisasi dalam bulan Januari 2021 mendatang. Kemungkinan akan diberikan dalam bentuk uang dan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima manfaat.

Namun demikian, Kades mengaku belum mengetahui secara pasti apakah bantuan dalam bentuk uang itu berlaku untuk ketiga program atau tidak.

”Kami belum tau apakah uang semua atau bagaimana penyalurannya. Tetapi diinstruksikan agar dibantu mempersiapkan data persiapan pembuatan rekening masing-masing warga,” terang Kades Edy.

Untuk diketahui, sebelumnya tim dari Kemensos telah berkunjung ke lokasi kebakaran di Desa Batu Rotok. Selain trauma healing dan memberikan bantuan, tim juga melakukan pendataan korban serta menginventarisir apa yang menjadi kebutuhan mereka.

Baca juga:  Boyong Kepala OPD, Gubernur Terjun Langsung Tuntaskan Masalah Desa di Lotim

”Kami dari Pemerintah desa memberikan data berupa jumlah rumah yang terbakar, jumlah KK dan jumlah jiwa yang terdampak,” tandas Edy.

Atas nama masyarakat Batu Rotok, Kades Edy mengungkapkan terimakasih yang tak terhingga kepada pemerintah. Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...