Satu PDP Asal Sumbawa Dinyatakan Negatif

Bagikan berita

SUMBAWA – Setelah menjalani isolasi dan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB Mataram, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Sumbawa sembuh dan sehat.

Kepastian ini setelah adanya hasil ujilab sebanyak dua kali. Hasilnya negatif. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt didampingi Kadis Kominfotik, Rachman Ansori M.SE dan Kabag Humas Protokol Setda Sumbawa, Arif Alamsyah S.STP., M.Si dalam jumpa persnya, Selasa (sore), 31 Maret 2020.

Dengan sembuhnya satu pasien asal Sumbawa ini, kata Haji Didi, berarti pasien PDP berkurang menjadi 4 orang. Keempatnya masih dalam perawatan di Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir Sumbawa, dengan kondisi semakin membaik.

Baca juga:  Kabupaten Kota di NTB Kompak Terapkan Perda dan Inpres Pendisiplinan Protokol Covid-19

Untuk memastikan keempat pasien ini sembuh, pihaknya sudah mengirim sampel untuk dilakukan ujilab. Satu di antaranya sudah ada hasil ujilab yaitu negatif dan kini menunggu hasil ujilab kedua. Jika hasil kedua ini tetap negatif, pasien PDP itu dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

Untuk diketahui, berdasarkan data hingga 31 Maret 2020 ini, jumlah akumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Sumbawa mencapai 97 orang. Rinciannya, ODP 92 orang (terjadi penambahan ODP sebanyak 11 orang dari sebelumnya hanya 81 sesuai data per 30 Maret 2020) dan PDP 4 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 ODP telah dinyatakan selesai dalam pemantauan sehingga tersisa 31 ODP. 11 ODP baru ini, lanjut Haji Didi, memiliki perjalanan dari Jogjakarta, Surabaya, Makassar, Mataram, dan Banyuwangi.

Baca juga:  UPDATE 26 April: Bertambah 15, Total 195 Kasus Positif Corona NTB

Saat ini 3 ODP tengah diobservasi di RSMA, sedangkan 28 ODP lainnya sedang menjalani karantina mandiri dan secara terus menerus dilakukan pemantauan oleh petugas di lapangan. (jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...