SUMBAWA, Samotamedia.com – Berbagai prestasi berhasil diraih desa-desa di Kabupaten Sumbawa. Mulai dari ditetapkannya 10 desa sebagai desa cerdas oleh Kementerian Desa. Ada juga 24 desa yang mendapatkan alokasi kinerja karena berkinerja baik dengan laporan keuangan yang sesuai dengan yang diharapkan oleh Kementerian Keuangan.
Kemudian, ada 10 desa yang ditunjuk sebagai desa inklusi oleh Kementerian Desa. Keluarnya Desa Jorok, Kecamatan Untir Iwes sebagai juara Kampung Sehat Tahun 2021 Tingkat Provinsi NTB.
Deretan prestasi tersebut menjadi kado Hari Ulang Tanun (HUT) Ke-63 Kabupaten Sumbawa yang jatuh pada tanggal 22 Januari 2022 mendatang. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, Senin (17/1/2022).
”Menjelang hari jadi Kabupaten Sumbawa tahun ini, desa-desa di Kabupaten Sumbawa sudah menunjukkan geliatnya. Sesuai arahan Pak Bupati, kita semuanya harus menunjukkan Sumbawa Gemilang Berkeadaban,” kata Ansori.
Prestasi lain juga berhasil diraih. Seperti Desa Labuhan Sangur yang ditetapkan sebagai desa pesisir untuk lingkungan hidup. Kemudian Desa Songkar yang sukses menjadi juara 3 Posyandu Tingkat Provinsi.
Bahkan saat ini, Tim Pokja MPL sedang mempersiapkan untuk mewujudkan kabupaten Open Defecetion Free (ODF) atau bebas Buang Air Besar (BAB) sembarang. Sebagai salah satu pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
”Semoga bisa kita raih dan bisa dideklarasikan pada 22 Januari. Ini pun tidak lepas dari peran serta seluruh pemerintah desa dan masyarakat desa untuk mewujudkan desa Open Defecetion Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar (BAB) Sembarangan. Rencananya dalam waktu dekat tim provinsi akan melakukan verifikasi di Sumbawa,” terangnya.
Tidak hanya itu, belum lama ini Bupati Sumbawa telah meresmikan Kantor Desa Tatebal Kecamatan Lenangguar. ”Itu salah satu kinerja desa dari Dana Desa 2021. Sebetulnya masih banyak yang belum diresmikan, tetapi secara simbolis Pak Bupati kemarin sudah meresmikan salah satunya,” pungkasnya. (Jho)