Sejumlah Lembaga Belum Laporkan Penggunaan BOP Kesetaraan Tahap I

Bagikan berita

SUMBAWA,Samotamedia.com – Lembaga penerima Bantuan Operasional Penyelenggaran (BOP) Kesetaraan diminta segera melaporkan pengunaan dana tahap I.

Jika sampai akhir September 2020 SPJ tidak dilaporkan, maka pada pencairan tahap II awal Oktober 2020 mendatang siap-siap gigit jari.

”Segera sampaikan SPJ penggunaan dana tahap pertama, kalau masih mau terima dana tahap kedua nanti,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF, Ida Faridah, SSos, MAcc, Selasa (15/09/2020).

Hingga Selasa kemarin masih tersisa sekitar 25 persen lembaga penerima yang belum menyerahkan SPJ tahap I. Sebagian besar lembaga tersebut berada di kecamatan. Menurut Ida, lembaga bersangkutan masih disibukkan dengan Dapodik versi baru.

Ida berharap sebelum akhir September, SPJ tahap I harus diserahkan. Sebab untuk pencairan tahap kedua nanti, akan dibuatkan lagi SK penerima lantaran ada penambahan satu lagi lembaga penerima.

Bagaimana dengan penggunaan dana tahap I ?

Berdasarkan hasil monitoring Dokbud, dana sudah digunakan sesuai RAB. Meski belum semua lembaga penerima mengarahkan sebagian anggarannya untuk penanganan Covid-19.

Hal itu kemungkinan disebab jumlah dana yang diterima terbatas. ”Untuk tahap kedua nanti, kita berharap semua lembaga dapat mengarahkan sebagian dananya untuk penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun ini ada sebanyak 68 lembaga yang ditetapkan sebagai penerima BOP Kesetaraan. Jumlah itu terbagi untuk Paket A terdiri dari 5 lembaga dengan jumlah warga belajar 171.

Paket B, 29 lembaga dengan jumlah warga belajar 1.018 dan Paket C 34 lembaga dengan jumlah warga belajar 1.594. BOP Kesetaraan ini ada juga yang diberikan untuk 1 SKB dan 33 PKBM. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...