Sekolah Krisis Air, Siswa Bawa Sendiri dari Rumah

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – SMPN 2 Moyo Hilir mengalami krisis air. Apalagi menjelang musim kemarau seperti saat sekarang ini. Air sumur di sekolah mengering sehingga siswa terpaksa bawa air sendiri dari rumah.

Kepala SMPN 2 Moyo Hilir Surya Wirawan mengungkapkan, krisis air telah berlangsung sejak lama. Kondisi itu disebabkan karena lokasi sekolahnya berada di perbukitan serta jauh dari sumber air.

Selama ini warga sekolah hanya mengandalkan sumur gali yang kedalamannya tidak ideal. Begitu masuk musim kemarau airnya mengering. ”Kalau bulan segini habis airnya,” ungkap Surya saat ditemui di sekolahnya, Kamis (21/7/2022).

Meski demikian hal itu tidak sampai mengganggu aktifitas belajar mengajar. Untuk meyiasati kondisi, pihak sekolah terpaksa harus meminta para siswa untuk mengangkut bahkan bawa air sendiri dari rumah.

Baca juga:  Polres Sumbawa Bentuk Satgas Penanganan Premanisme

”Angkut dan dibawa dari rumah oleh anak-anak,” ujar kepala sekolah yang baru tujuh bulan menjabat ini.

Tak dimungkiri, air sangat penting untuk menunjang aktifitas warga sekolah. Selain untuk kebutuhan guru dan siswa di toilet, air juga dibutuhkan untuk menyiram tanaman. Karenanya, Surya akan bersurat ke instansi terkait agar di sekolahnya dapat dibangun sumur bor. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...